Selama pelatihan, para PLKB mengikuti sesi intensif tentang penyuluhan, pendampingan keluarga berisiko stunting, pengelolaan data berbasis aplikasi, serta strategi advokasi di tingkat desa dan kecamatan. Sesi berlangsung interaktif dengan diskusi dan studi kasus.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi pemantik profesionalisme penyuluh dan memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Sukabumi,” pungkas Eka.(den/d)




