BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Ditinggal ke Ladang, Rumah Udin Dilalap Si jago Merah

JAMPANGTENGAH — Nasib nahas menimpa Udin (54) warga Kampung Ciasih, Rt (3/2), Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah. Bagaimana tidak, rumah yang ia tinggali bersama keluarganya, hangus terbakar setelah dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah, Senin (27/1).

Sekretaris Desa Cijulang Indra mengatakan, bencana kebakaran yang terjadi sekira pukul 10.30 WIB ini, pertama kali diketahui oleh tetangganya yang bernama Parlan (50). Saat itu, ia melihat kobaran api disertai kepulan asap tebal tengah menjalar di atap rumah korban.

“Saat kejadian, kondisi rumah tengah dalam keadaan sepi. Lantaran, seluruh keluarga korban tengah berada di ladang,” jelas Indra kepada Radar Sukabumi, Senin (27/1).

Setelah melihat kobaran api, sambung Indra, warga langsung berteriak meminta tolong. Selang berapa menit puluhan warga dan pemerintah setempat langsung meninjau ke lokasi kejadian dan berupaya memadamkan api.

“Saat kami tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar. Api sulit dipadamkan lantaran bangunan rumah terbuat dari material yang mudah terbakar,” ujarnya.

Kapolsek Jampangtengah, AKP Usep Nurdin mengatakan, setelah mengetahui kejadian tersebut, ia bersama sejumlah anggotanya langsung meninjau ke lokasi kejadian untuk berupaya memadamkan api.

“Api berhasil dipadamkan setalah satu unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Pos Damkar Kecamatan Sagaranten diterjunkan ke lokasi kejadian,” kata AKP Usep Nurdin kepada Radar Sukabumi.

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan beberapa saksi, diduga kuat kebakaran ini berasal dari korseleting listrik. Sebab, saat kebakaran banyak warga yang melihat api pertama keluar dari atap rumah korban.

“Waktu kejadian kebakaran, kondisi rumah sedang dalam keadaan kosong. Iya, di dalam rumahnya tidak ada aktivitas apapun. Seban, saat kejadian seluruh penghuni rumah semenjak pukul 07.00 WIB sudah pergi ke ladang,” ujarnya.

Meski tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp100 juta.

Lantaran, bangunan rumah pangung yang memiliki ukuran sekitar 50 meter persegi itu, hangus terbakar beserta isinya.

“Sekarang seluruh keluarga korban sudah dievakuasi untuk sementara waktu ke rumah saudara terdekatnya,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button