Pemkab SukabumiPemprov Jabar

Wagub Resmikan Jembatan Gantung Sukamaju

CIMANGGU — Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Jembatan Gantung di lapang Desa Sukamaju, di Jalan Raya Raya Cijati, Kecamatan Cimanggu. kemarin (30/12).

Selain meresmikan jembatan, Wakil Gubernur Jawa Barat di dampingi Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, juga menyerahkan Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan, bahwa kebijakan pembangunan jembatan dan Maskara ini, untuk medorong kemudahan akses terkait IPM Sukabumi terdiri dari, sektor pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

“Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin juara lahir batin, di bidang batin masyarakat Jabar harus juara akidahnya, juara syariahnya, juara amaliahnya dan juara dalam bidang harkahnya,” jelas H Uu.

Dirinya menambahkan, pemerintah Provinsi Jawa Barat akan selalu mengambil kebijakan pembangunan dengan tujuan untuk kemajuan di setiap daerah. Salah satunya di Kabupaten Sukabumi.

“Kami berharap masyarakat harus gayung bersambut dengan kebijakan pemerintah, karena sehebat apapun kebijakan pemerintah, bila tidak ada dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, maka akan sulit mendapat faedah dari program tersebut,” imbuhnya.

Loading...

Ditempat yang sama, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menjelaskan, ketersediaan jembatan dan alat transfortasi merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah.

“Untuk itu, saya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dan warga Kabupaten Sukabumi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan kepercayaan dan bantuan untuk alokasi bantuan jembatan gantung dan Maskara,” katanya.

Bantuan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa jembatan gantung ini, diperuntukan untuk lima. Yakni, Desa/Kecamatan Kalibunder dan Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu serta Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Dan Desa Caringin, Kecamatan Cisolok serta Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok.

Sementara bantuan Maskara diberikan kepada delapan desa. Diantaranya, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Desa Citepus Kecamatan Palabuanratu, Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Desa Pasirhalang Kecamatan Sukaraja, Desa Warungkiara, Kecmatan Warungkiara dan Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten.

“Sebagai bagian dari sistem transfortasi jembatan tidak hanya mempunyai peran penting dalam mendukung ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan. Tetapi merupakan unsur penting dalam pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Untuk itu, dengan terwujudnya pembangunan ini diharapkan manfaatnya dapat di rasakan oleh masyarakat banyak, sehingga dapat meningkatkan kemudahan aksesibilitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sukabumi,” pungkasnya. (den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button