Sehari, 13 Peristiwa di Bogor, Akibat Cuaca Ekstrem Angin Kencang

  • Whatsapp
Pohon-Tumbang-Yasmin
Pohon tumbang terjadi di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Minggu (17/10).

BOGORBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sebanyak 13 kejadian akibat cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang yang terjadi Minggu (17/10/2021).

Dalam peristiwa tersebut, empat mobil rusak karena tertimpa pohon tumbang.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Theo Patrocinio Freitas dalam keterangannya menjelaskan berdasarkan laporan sejak Minggu (17/10/2021) sore hingga malam dilaporkan 13 kejadian bencana di wilayah Kota Bogor akibat angin kencang.

Rinciannya 7 rumah rusak dan 6 kejadian pohon tumbang. “Rata-rata rumah rusak ringan karena atapnya tersapu angin kencang. Sedangkan dilaporkan juga 4 mobil rusak tertimpa pohon tumbang,” kata Theo, Senin (18/10/2021).

Untuk sebaran bencana, kata Theo, sebanyak 10 kejadian terjadi di wilayah Kecamatan Bogor Barat dan 3 bencana lainnya terjadi di Kecamatan Tanah Sareal dan Bogor Utara.

“Untuk 4 kendaraan yang rusak, 3 mobil tertimpa pohon saat parkir di Jalan Pandu Raya, Bogor Utara dan 1 mobil yang terparkir di Perumahan Bogor Permai, Bogor Barat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” lanjut Theo.

Seluruh kejadian bencana akibat angin kencang itu sudah dilakukan penanganan sejak Minggu dan akan dilanjutkan pada Senin (18/10/2021) pagi. Sedangkan untuk kerugian materi, masih dalam penghitungan.

Theo pun mengingatkan masyarakat selalu mewaspadai cuaca ekstrim seperti hujan disertai angin kencang yang masih berpeluang terjadi selama memasuki musim penghujan.

Ia juga mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak memarkir mobil di bawah pohon.

“Sebisa mungkin, pada cuaca ekstrem masyarakat tidak keluar rumah atau berlindung saat di jalan, dan bagi yang mempunyai kendaraan tidak memarkir kendaraan di bawah pohon,” terang Theo.

Sementara, laporan BMKG, Bogor berpeluang hujan dengan intensitas deras disertai angin kencang pada Senin (18/10/2021) siang hingga malam hari.

Sedangkan tinggi muka air (TMA) Ciliwung di Bendung Katulampa pada Senin pagi 40 sentimeter atau dalam keadaan normal.(ded/mg2)

Editor : Yosep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *