Satu Keluarga Diusir dari Kontrakan, Pemkot Langsung Turun Tangan

  • Whatsapp
Satu keluarga yang dilaporkan diusir dari rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Dede/Radar Bogor

RADARSUKABUMI.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Jabar Bergerak dan Baznas langsung menyalurkan bantuan berupa sembako dan memfasilitasi tinggal di rusunawa kepada satu keluarga yang dilaporkan diusir dari rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Peristiwa satu keluarga diusir dari kontrakan di tengah wabah virus corona (Covid-19) ini menjadi perhatian Pemkot Bogor.

Bacaan Lainnya

Keluarga yang kesulitan ekonomi itu adalah Darso bersama istri dan dua orang anaknya. Saat ini, mereka sudah menempati rusunawa Menteng Asri.

Sebelumnya Darso dan keluarganya tinggal sementara di Masjid Ar-Rahman, Bantarjati karena tidak memiliki uang untuk membayar tunggakan sewa rumah kontrakan.

“Jadi awalnya kami terima laporan dari Baznas ada warga yg diusir dari kontrakan, namanya Pak Darso warga Tegal Gundil. Kami akhirnya menemui pak Darso yang kebetulan saat itu ditampung di Masjid Ar-Rahman Bantarjati,” kata Ketua Jabar Bergerak Kota Bogor, Yantie Rachim, Rabu (10/3/2021).

Kemudian, pihaknya memfasilitasi Darso dan keluarganya untuk bisa tinggal di Rusunawa Menteng Asri dengan mengajukan surat permohonan kepada Wakil Wali Kota Bogor.

“Alhamdulillah di acc, lanjut koordinasi dengan pihak Rusunawa, hanya arahan Pak Wakil yang bersangkutan tetap harus berbayar, karena dilihat masih sanggup untuk bekerja (bersedia jualan siomay dan gorengan),” sebutnya.

Sehingga kata Yantie, Jabar Bergerak Kota Bogor memfasilitasinya untuk penempatan di Rusunawa Menteng Asri dan Baznas yang membantu menyelesaikan administrasi, termasuk modal usahanya.

“Bantuan dari Jabar Bergerak Kota Bogor selain itu, paket sembako dan kasur layak pakai,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Baznas Kota Bogor, Lili menceritakan awalnya ia menerima informasi bahwa ada warga Tegal Gundil yang diusir dari kontrakannya karena tidak mampu membayar tunggakan selama 2 bulan, karena merasa kesulitan di masa pandemi.

Kemudian, pihaknya berkoordinasi dengan Jabar Bergerak Kota Bogor agar Darso dan keluarga bisa tinggal di Rusunawa Menteng Asri.

“Alhamdulillah, kami bisa membantu memberikan modal usaha dan mengcover biaya sewa di rusunawa,” jelasnya.

Awalnya Baznas Kota Bogor ingin membantu mengcover biaya sewa hingga 3 bulan. Namun karena yang bersangkutan ingin usaha berjualan, maka pihaknya memberikan modal usaha.

“Jadi kami bantu biaya sewa 1 bulan di rusunawa dan modal usaha untuk jualan Siomay dan gorengan,” tukasnya. (RB/izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *