PTM Terbatas Kota Bogor Tahap 6, Sekolah Bubarkan Orang Tua Siswa

  • Whatsapp
PTM-Terbatas SDN Kedung Jaya 1
PTM-Terbatas SDN Kedung Jaya 1

DINAS PENDIDIKAN (Disdik) Kota Bogor melaksanakan PTM terbatas tahap 6 jenjang SD pada Senin, (22/11/2021). SD Kedung Jaya 1 menjadi salah satu sekolah yang melaksanakannya.

Kepala SD Kedung Jaya 1, Agus Sodikin menjelaskan pelaksanaan PTM terbatas hari pertama berjalan lancar. Namun, masih ditemukan kerumunan yang dilakukan orang tua siswa.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah sudah diterapkan, dan sesuai dengan protokol kesehatan,” ujar Agus pada Senin (22/11/2021)

Dirinya menjelaskan, siswa diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, mengukur suhu, mengisi daftar hadir, serta mengikuti alur antrian ketika masuk dan keluar sekolah.

Agus mengatakan siswa yang mengikuti PTM terbatas pada hari ini hanya kelas 5, untuk kelas 4 dan 6 akan mengikuti pada hari selanjutnya.

“PTM terbatas hari ini hanya kelas 5 karena berbarengan dengan Assesement Nasional Berbasis Komputer (ANBK),” tambah Agus.

Pembelajaran dilakukan dengan cara dibagi menjadi dua sesi dan dilakukan selama dua jam di setiap sesinya.

“Hari ini jumlahnya ada 60 siswa yang masuk. Dibagi jadi dua sesi, sesi 1 jam 7.15 -09.15. Untuk sesi 2, jam 09.15-11.15,” ujar Agus.

Agus mengungkapkan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan PTM terbatas ialah kerumunan yang disebabkan oleh orang tua siswa saat mengantar sekolah.

“Sudah saya larang, tapi tetap berkerumun. Akhirnya saya bubarkan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah, Agus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan puskesmas ketika ada siswa atau guru yang terkonfirmasi positif.

“Seandainya ada yang terpapar, kami akan berkoordinasi dengan kelurahan dan puskesmas. Tadi pagi sudah komunikasi dengan Bu Lurah dan Pak Kabid saat monitoring,” papar Agus.

Dirinya juga menjelaskan sudah melakukan sosialisasi kepada orang tua murid untuk melarang anaknya pergi ke sekolah ketika sakit.

Selain itu dirinya juga berkoordinasi dengan pihak RT RW setempat untuk memproteksi warga agar taat pada protokol kesehatan.

Agus mengatakan mayoritas orang tua antusias dan mengizinkan anaknya untuk PTM terbatas di sekolah.

“Hampir 99 persen, orang tua mengizinkan. Tapi ada juga yang menolak. Untuk yang menolak akan tetap kita berikan sediakan pembelajaran daring,” tutup Agus.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi memastikan akan melangsungkan PTM terbatas tahap 6 pada Senin (22/11/2021).

Dirinya menjelaskan, PTM terbatas tahap 6 merupakan tahapan terakhir di lingkup SD di Kota Bogor dengan menitikberatkan hanya pada kelas 4, 5, dan 6. Sedangkan untuk kelas 1, 2, dan 3 belum dapat dilakukan tatap muka.

Hanafi kembali menjelaskan, saat ini hampir sekolah di Kota Bogor sudah melaksanakan PTM terbatas kecuali SMA 6 dan SMA 7 kerena terlibat tawuran. “SD terakhir. Ada 57 sekolah yang bakal tatap muka pada tahap 6,” tukasnya. (ded/mg2)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *