PTM Kota Bogor, Pemkot Minta Pengawasan Transportasi ke Sekolah

PTM Kota Bogor

BOGORPembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bogor telah dimulai, Senin (4/10). Sejumlah sekolah menggelar PTM Terbatas dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Wakil Wali Kota, Dedie A Rachim memantau langsung dua sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas itu. Keduanya yakni SMPN 1 Bogor dan SMAN 1 Bogor.

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, ada 44 SMP dan 115 SMA/ SMK yang melaksanakan PTM Terbatas secara serentak, hari ini.

Dedie berkeliling meninjau kesiapan sarana dan prasarana untuk menunjang prokes di sekolah itu. Ia juga mengamati langsung bagaimana proses PTM berlangsung di dalam kelas.

“Ada hal-hal yang menjadi catatan kami, misal prokes yang harus terus diupayakan secara ketat. Kenapa? Karena semua sekolah kan secara teknis sudah disiapkan lengkap daftar periksanya, sesuai dengan SKB 4 Menteri,” tuturnya, usai berkeliling di SMAN 1 Bogor.

Selain itu, ia juga mewanti-wanti pengawasan terhadap transportasi yang digunakan para siswa. Lantaran masih banyak siswa yang terpaksa menggunakan angkutan umum untuk pulang-pergi sekolah.

“Di rumah, saya yakin juga anak-anak sudah divakisn, orang tua juga sudah divaksin. Jadu, rumah insya Allah aman. Nah ada beberapa anak yang ke sekolah menggunakan sarana angkutan umum, sehingga harus ada treatment khusus. Jangan sampai sekolah steril, rumah steril, tapi di tengah-tengah (perjalanan) ini yang rawan,” papar Dedie.

Ia pun meminta pengawasan nya diperketat. Antisipasi untuk menekan paparan dari luar sekolah juga mesti diperkuat. Ia mencontohkan, bisa dengan kembali mengaktifkan disinfektan chamber (ruang disinfektan).

Termasuk, rutin melakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang kelas secara berkala. (mam)

Editor: Rany

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.