Pemkot Bogor Belum Restui Mahasiswa Tatap Muka, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

BOGORPemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum memberikan restu bagi perguruan tinggi yang berada di wilayah PPKM level 3 untuk melakukan kuliah tatap muka terbatas.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, Pemkot Bogor harus melakukan rapat koordinasi teknis (Rakornis) dengan perguruan tinggi (PT) dan Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Bacaan Lainnya

Pertemuan itu, kata dia, akan membahas tatacara pelaksanaan perkuliahan dengan cara tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

“Intinya tentu perlu ada rakornis antara PT dengan Pemkot dan Satgas,” kata Dedie, kepada Radar Bogor, Rabu (8/9/2021).

Dedie mengatakan, akan mengagendakan dalam waktu dekat pertemuan tersebut.

“Kita tunggu jadwalnya. Insya Allah Walikota Bogor akan akomodir,” katanya.

Meski demikian, Dedie belum mengetahui berapa jumlah perguruan tinggi di Kota Bogor yang sudah mengajukan izin untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Namun, Mantan Direktur KPK itu mengaku sudah banyak yang berkomunikasi dengannya.

“Secara resminya saya belum tahu jumlahnya, tapi secara informal semua pimpinan PT sudah berkomunikasi,” ucapnya.

Dedie menekankan, selama sesuai dengan ketentuan PPKM dan seluruh peserta didik dan penyelenggara telah divaksin maka akan lebih mudah pengajuannya.

Diketahui, pemerintah mengizinkan perguruan tinggi yang berada di wilayah PPKM level 1-3 untuk melakukan kuliah tatap muka terbatas.

Rektor IPB Unibersity Profesor Arif Satria mengaku sudah mendapat edaran dari kementerian untuk mempersiapkan kuliah tatap muka (KTM) yang digelar bulan Agustus.

Namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari gugus tugas Kota/Kabupaten Bogor dan Provinsi Jabar.

“Tentu pertama kami harus mendapat izin dari Bupati dan Wali Kota Bogor. Karena yang memiliki otoritas adalah bupati, wali kota dan gubernur,” ujar Arif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *