Pemkab Bogor Sambut Baik, Pemprov Jabar Hidupkan Lagi Rindu Alam Puncak

  • Whatsapp
Restoran legendaris Rindu Alam di kawasan Puncak
Restoran legendaris Rindu Alam di kawasan Puncak yang ditutup sementara oleh Pemprov Jabar. Sofyansyah/Radar Bogor

BOGOR – Pemkab Bogor menyambut baik rencana Pemprov Jabar yang ingin menghidupkan kembali kawasan wisata Rindu Alam, Puncak sebagai salah satu langkah untuk menunjang pendapatan asli daerah (PAD).

“Rindu Alam itu kan heritage ya, sejarah dari tahun 70 lebih sudah ada itu, jadi ikon Puncak juga itu. Tentu kalau dihidupkan bakal meningkatkan daya tarik wisata lagi,” kata Wakil Bupati Iwan Setiawan kepada wartawan Rabu (13/10/2021).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, dalam hal ini Pemkab Bogor sangat menyambut baik terkait rencana pengembangan kembali rumah makan Rindu Alam jadi tempat wisata.

“Nantinya lokasi tersebut bisa jadi tempat kuliner, pusat oleh-oleh Bogor, atau lainnya bisa saja. Jadi, masuk Bogor disambut tempat yang asik,” tuturnya.

Iwan menambahkan, bangunan RM Rindu Alam masih kuat sehingga tidak perlu dibangun kembali.

“Nah ini kan sekarang walaupun sudah tutup tetap saja jadi tempat nongkrong. Malah ada warung kecil. Makanya saya setuju kalau pemprov kolaborasi dengan kami untuk pengembangan kembali tempat wisata Rindu Alam ini,” jelasnya.

Selain itu, ia melihat mungkin konsepnya juga bisa dirubah dari sebelumnya, bisa jadi tempat kuliner atau pusat oleh-oleh dan lainnya. Yang terpenting diaktifkan untuk kembali menjadi destinasi wisata.

“Tempatnya kan kosong sudah dua tahunan. Bangunan itu dulu dibangun alm Jendral Ibrahim Aji, tanahnya milik provinsi,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, nama Puncak sudah sampai ke mancanegara. Bahkan, Obama pernah berbicara bahwa di Puncak itu ada restoran Rindu Alam.

“Rindu Alam jangan dihapus namanya. Daripada sekarang sayang jadi bangunan kosong nggak terurus. Karena, sudah punya histori, ikon Puncak juga. Itu kan pas masuk pintu gerbang Kabupaten Bogor. Jadi kembalikan jadi tempat destinasi wisata sejarah juga bisa,” pungkasnya. (abi)

Editor : Yosep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *