Kisruh Kebun Raya Bogor, IPB Bentuk Tim Kajian

  • Whatsapp
Kebun raya Bogor Cahaya
sejumlah efek cahaya di antara jejeran pepohonan dan jalan Kebun Raya.

BOGORRektor IPB, Prof Arif Satria mengaku telah bertemu dengan Wali Kota Bogor Bima Arya, terkait dengan rencana pengoperasionalan wisata malam di Kebun Raya Bogor (KRB).

“Tadi pagi dengan walikota sepakat, Insya Allah IPB akan melakukan kajian secara independen dengan membentuk tim kajian,” kata Arif.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, Arif tak banyak menjelaskan secara rinci kaitan dengan kajian yang akan dilakukannya menyusul adanya kekhawatiran publik akan rencana penyuguhan atraksi malam menggunakan lampu hias bertajuk GLOW yang belakangan mendapatkan penolakan dari mantan pimpinan KRB.

Arif menegaskan, beberapa aspek akan menjadi fokus tim independen yang ia bentuk untuk menghasilkan kajian secara objektif dan saintifik.

“Tentu aspek-asep ekologis yang akan banyak dikaji,” ucapnya.

Diketahui, Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta rencana pengoperasionalan wisata malam di Kebun Raya Bogor (KRB) agar distop terlebih dahulu.

Pemintaan itu, menyusul adanya kekhawatiran publik akan rencana penyuguhan atraksi malam menggunakan lampu hias bertajuk GLOW yang belakangan mendapatkan penolakan dari mantan pimpinan KRB.

Bima meminta agar melakukan kajian secara saintifik dengan melibatkan IPB University dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

“Belum bisa beroperasi dulu, sebelum ada jawaban dari hasil kajian yang dilakukan para pakar dari IPB dan BRIN,” ucap Bima Arya usai melakukan pertemuan dengan BRIN dan Mitra Natura Raya, selaku pengelola Kebun Raya Bogor di Balai Kota Bogor, Selasa (28/9/2021).

Suami Yane Ardian itu memaparkan alasanya mengapa kajian yang dilakukan pihak IPB dan Badan Riset Nasional (BRIN) penting dimiliki. Sebab, semua harus punya data dan landasannya.

Seperti ada berapa sekarang spesies di Kebun Raya Bogor, ketika malam seperti apa komunitasnya, sejauh mana aktivitas itu bisa menganggu dan lain sebagainya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *