Hujan Deras, Laladon Bogor Diterjang Longsor

  • Whatsapp
Tebingan terus terkikis arus sungai, sehingga membahayakan warga. Foto/Radarbogor

BOGOR – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor sejak Sabtu sore (29/5/2021), kembali mengakibatkan tanah longsor di sekitar Ciherang Kidul, RT 01/ RW 02, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun, longsor berada persis di samping salah satu rumah warga dengan lebar 20 meter dan ketinggian tebingan sekitar 7 meter.

Bacaan Lainnya

Anggota BPD Desa Laladon, Sahrudin mengatakan, longsor bukan yang pertama kalinya. Ia berharap, Pemkab bisa membangun tembok penahan tanah di wilayah Ciherang Kidul yang rawan longsor tahun depan.

“Semoga menjadi prioritas di APBD,” ucapnya, Minggu (30/5/2021).

Sementara itu, pemilik rumah, Aman Basuni mengatakan, hujan yang deras membuat arus sungai mengikis tebingan.
Bronjong. Jangan sampai terus melebar dan merembet ke rumah warga lainya,” harapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto langsung menanggapi aspirasi warga Ciherang Kidul, RT 01, 02, 03 / RW 02 Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor terkait bencana longsor di wilayah tersebut.

“Saya dapat pesan WhatsApp berupa photo-photo dan video dari salah seorang warga di Ciherang Kidul terkait kejadian longsor di lokasi salah seorang rumah warga setempat,” tegas Rudy Susmanto, Minggu (30/5/2021).

Rudy menuturkan, lokasi longsoran sangat dekat dengan lokasi pemukiman warga dan bahaya jika tidak segera dilakukan penanggulangan.

Oleh karena itu, dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Bogor.

Rudi meminta, BPBD atau Dinas PUPR bisa langsung gerak cepat mengambil langkah langkah antisipasi agar tidak ada kejadian yang tak diinginkan.

“Longsor di Ciherang Kidul tersebut sudah yang kedua kalinya dalam bulan ini,” tuturnya.

Untuk itu, Rudy meminta agar di lokasi tersebut bisa dibangunkan TPT (Tembok PenahanTanah) , karena hampir sepanjang pemukiman yang ada di Ciherang Kidul banyak yang berada di bibir Sungai Ciapus.

Pos terkait