Meski Pandemi, Hunian Taman Sari Resort dan Hotel Sukabumi Saat Libur Natal Naik 25 Persen

  • Whatsapp
TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN: Salah seorang karyawan Taman Sari Resort dan Hotel Sukabumi menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada pengunjung, salah satunya memberikan menyemprotkan handsanitizer sebelum masuk ke hotel. (dok/tamansarihotelsukabumi )

SUKABUMI – Tingkat hunian sejumlah hotel di Sukabumi tetap mengalami peningkatan terutama saat libur Natal 2020 dan menjelang Tahun Baru 2021, meskipun pandemi Covid-19 masih melanda di Indonesia termasuk Sukabumi.

Kondisi ini membuktikan jika pandemi virus corona tidak menyurutkan niat masyarakat untuk menikmati waktu liburannya, karena dapat memberikan suasana baru setelah beberapa bulan belakangan lebih sering beraktivitas di dalam rumah.

Bacaan Lainnya

Sales Executive Taman Sari Resort dan Hotel Sukabumi Ardiansyah menuturkan, kunjungan hotel selama libur Natal terbilang sangat baik karena mengalami peningkatan sebanyak 25 persen per harinya.

“Natal tahun kemarin dengan tahun ini memang tidak ada peningkatan, hanya saja untuk jumlah kunjungannya sangat bagus, mungkin karena jatuh di weekend dan hari Natal jadi warga dari luar kota ingin merayakan Natalnya bersama keluarga jadi banyak yang pulang kampung, ” terang Ardiansyah kepada Radar Sukabumi, Minggu (27/12).

Meski begitu, pihak Managemen Taman Sari Resort dan Hotel Sukabumi tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat baik bagi pengunjung maupun karyawan hotel. Seperti menerapkan 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker saat berada di lingkungan hotel. Selain itu, pengunjung hotel wajib melampirkan hasil negatif rapid test.

“Untuk hand sanitizer dan tempat cuci tangan kami perbanyak lagi, kami juga sering melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat yang berpotensi dikunjungi banyak orang,” terangnya.

Sementara itu, disinggung soal pemesanan kamar hotel menjelang pergantian tahun baru 2020, ia mengaku hingga saat ini warga yang memesan kamar baru 10 persen.

Namun meski begitu pihaknya tetap optimis jika okupansi hunian hotel bisa mengalami peningkatan di atas rata-rata hingga menjelang tahun baru.

“Sampai sekarang belum terlihat ada peningkatan pengunjung, tetapi kita juga belum tahu pasti jika sudah mendekati hari pergantian tahun, sebab pengalaman yang sudah-sudah pemesanan kamar akan menibgkat menjelang hari H, ” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *