BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Drainase Buruk, Jalan Sukabumi-Bogor Diterjang Banjir

CIBADAK — Akibat drainase tidak berpungsi dengan baik, banjir kembali melanda Jalan Suryakencana (Surken) di Kelurahan/Kecamatan Cibadak. Akibatnya, banyak kendaraan yang mendadak mogok.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, banjir terjadi sekira pukul15.30 WIB saat hujan mengguyur daerah tersebut hingga airpun meluap sampai setinggi lutut orang dewasa. Hingga hujan reda sekira pukul 16.25 WIB, air masih menggenangi Jalan Surken Cibadak.

Salah seorang warga Kampung Pojok, Winda Rahayu (38) mengatakan, bencana banjir ini rutin terjadi ketika musim hujan berlangsung.

Loading...

Pasalnya, drainase yang ada tidak dapat berfungsi dengan baik lataran tersendat sehingga hal itu mengakibatkan banjir hingga ketinggian sekitar 30 sentimeter.

“Banjir ini sudah rutin terjadi di sepanjang Jalan Suryakencana ini, bahkan banyak kendaraan yang mogok karena mesin kendaranya mati terendam banjir,” kata Winda kepada wartawan, Rabu (4/12).

Lanjut Winda, selain mengakibatkan banyaknya kendaraan yang mogok, terkadang banjir pun naik sampai pertokoan yang berada di sepanjang Jalan Suryakencana.

“Tidak jarang pedagang mengalami kerugian akibat banjir yang volume ketinggiannya bisa mencapai setengah meter apabila hujan berlangsung sampai beberapa jam,” ucapnya.

Menurutnya, warga khawatir jika hujan mengguyur hingga berlangsung lama karena sudah dapat dipastikan bakal terjadi banjir.

“Tahun kemarin saja, akibat banjir itu kerugian sampai beberapa juta karena dagangan saya sebagiannya terendam sehingga tidak dapat dijual,” ucapnya.

Sementara itu, warga lainya Ujang (40) meminta agar pemerintah turun tangan menyikapi persoalan tersebut agar membuat para pedang nyaman.

“Kalau setiap kali turun hujan terjadi banjir tentunya pedagang tidak bisa nyaman berjualan. Maka kami berharap agar pemerintah bisa segera memperbaiki draenase yang tidak berpungsi dengan baik,” harapnya.

Sebelumnya, Lurah Cibadak, Budi Eka Andriana mengaku, pihaknya sudah menerima laporan tersebut dari warga dan para pedagang terkait dengan banjir tersebut.

“Banjir terjadi karena drainase tidak berpungsi dengan baik sehingga air meluap ke jalan. kami sudah menerima laporannya dari warga dan akan segera menindaklanjutinya,” tandasnya.

Budi menambahkan, pemerintah dari jauh hari sudah melayangkan surat himbauan kepada setiap RT untuk melakukan gotongroyong membersihkan drainase tersebut sehingga ketika musim hujan tidak terjadi banjir.

“Kami sudah melayangkan surat himbauan dari jauh hari untuk meminimalisir terjadinya bencana banjir akibat tidak berfungsi dengan baiknya saluran drainase yang ada,” pungkasnya. (bam/d)

Loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button