BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Bujang Gantung Diri di Pasar Pelita

KOTA SUKABUMI – Bujang (55), pedagang pakaian asal Padang ditemukan tewas tergantung di lantai tiga ruko miliknya di Pasar Pelita, Gang Arab Jalan Kapten Harun Kabir, Kecamatan Cikole. Setelah Polisi datang, Jenazah langsung dilarikan ke RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, sebelum ditemukan meninggal dunia, Bujang di ketahui sempat sarapan dan minum obat karena memiliki riwayat penyakit stroke, gula, darah tinggi dan kolesterol.

Selanjutnya, sekitar pukul 07:00 pagi Bajang di temukan tak bernyawa dengan cara menggantung dengan seutas tali biru. Penemuan jenazah Bujang, membuat heboh para pedagang dan pengunjung pasar. Warga, memberikan pertolongan dengan menurunkan jenazah dan kemudian setelah pihak kepolisian datang, mayat di bawa kerumah sakit.

Loading...

Sigit (30), saksi mata sekaligus tetangga korban berjualan mengaku, Bujang menempati ruko nomor tujuh di Gang Arab Pasar Pelita ini sejak empat tahun silam. Sebelum ditemukan tewas, beberapa warga sempat melihat Bujang mondar-mandir di dekat ruko tempat ditemukannya menggantung.

“Sekitar jam 7 pagi, saya lihat masih mondar mandir, dia pedagang selimut, daleman, sekitar 4 tahun jualan pasca pasar terbakar dulu, saya juga kaget saat melihat Bujang tewas dengan tergantung,” jelasnya, Senin (9/12).

Seluruh warga pasar, cukup mengenal dekat Bujang, beberapa tahun belakangan ini, dirinya menderita penyakit stroke dan tengah menjalani perawatan. Sepengetahuannya, pengobatan sudah di jalaninya tiga bulan terakhir, bahkan sudah mulai terlihat sembuh.

“Selama sakit pak Bujang ini tinggal di Pabuaran di keponakannya, kurang lebih baru seminggu inilah tinggal lagi di ruko,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikole, Kompol Musimin membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini pihak kepolisian tengah melekukan penyelidikan.

“Ya, kami sedang selidiki, jenazah sudah berada di rumah sakit sedang pemeriksaan secara medis,” pungkasnya. (upi)

Loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button