DPRD JABAR

Abdul Muiz Serap Aspirasi Warga Cisaat

SUKABUMI – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai PKS Abdul Muiz menerima beberapa keluhan dari warga masyarakat Kecamatan Cisaat, mulai dari kebijakan bagi warga yang terkena pembangunan double track, ada jembatan gantung yang belum berdampak ekonomi kepada masyarakat sekitar, penerangan jalan hingga soal kebijakan perusahaan yang menerima perempuan dari pada laki-laki.

“Dalam kesempatan tanya jawab beberapa masyarakat mengeluh soal berbagai macam masalah, mulai dari masalah Double track, kehadiran jembatan gantung, penerangan jalan, dan soal kebijakan perusahaan yang banyak menerima perempuan ketimbang laki-laki, “jelas Abdul Muiz seusai melaksanakan Reses I tahun sidang 2019-2020 di Gedung Persaudaraan DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Selasa (03/12).

Selain itu juga dirinya menerima keluhan soal peserta BPJS yang selalu ditolak rumah sakit dengan alasan penuh ruangan. Kemudian soal ekonomi masyarakat yang memerlukan bimbingan pemerintah dengan cara menggencarkan UMKM.

Loading...

“Kemudian soal penataan alun-alun cisaat dan pembangunan fasilitas promosi UMKM harus bersinergi dengan kebutuhan masyarakat, “cetusnya.

Berdasarkan pantauan, masyarakat yang ada di Kecamatan Cisaat sangat antusias menyampaikan unek-uneknya kepada legislator PKS tersebut, seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu yang hadir yang meminta pemerintah untuk penangan sampah yang serius agar tidak mencemari lingkungan ketika sampah dibuang ke sungai.

“Intinya mereka ingin dibantu untuk disampaikan kepada pemerintah tentang permasalahan di lapangan, terutama untuk sektor permodalan UMKM yang perlu digenjot agar ekonomi masyarakat terus meningkat, “tukasnya.

Menanggapi aspirasi masyarakat, dirinya menguncapkan terima kasih, kepada masyarakat yang turut hadir dan aktif dalam kegiatan reses ini. “Untuk aspirasi yang tadi disampaikan oleh warga, akan kami tindak lanjuti dan di tinjau terlebih dahulu keadaannya,” ucapnya.

Dirinya juga menyebutkan, ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhdapat lingkungannya, baik dari infrastruktur, sarana dan prasarasan, pendidikan maupun kepemudaan. Dirinya juga menyampaikan, bahwa untuk terealisasinya aspirasi warga ia tak bisa bekerja sendiri. Dengan itu, ia meminta kerjasama dengan seluruh pihak terkait.

“Semua harus saling bersinergi. Pihak pemerintahan Cisaat, RT, RW, dan seluruh elemen masyarakat harus saling bekerjasama demi untuk terealisasinya, apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” tutupnya.(hnd/adv)

Loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button