DPRD JABARPilkada Kabupaten SukabumiSUKABUMI

Internal PKS Bergejolak

SUKABUMI – Jelang Pilkada 2020 mendatang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sukabumi sudah mempersiapkan kadernya untuk maju dalam pesta lima tahunan tersebut.

Sekretaris DPD PKS Kabupaten Sukabumi, M Sodikin membenarkan bahwa sejauh ini PKS sudah melakukan penjaringan kandidat calon bupati dan wakil bupati untuk pilkada 2020 mendatang.

Ada lima nama yang sudah dijaring Tim Pemenangan Pemilukada Daerah (TTPD) diantaranya, Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Yusuf Maulana, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Anjak Priatama Sukma, Angota DPRD Provinsi Jabar, H. Abdul Muiz, kalangan pengusaha dan kader Priyo Indiarto dan Anggota DPR RI dr. Slamet. Namun sejauh ini, DPP dan DPW masih belum bisa memutuskan kepada siapa usungan diberikan.

“Belum! Jadi begini, dari lima kader yang sudah mengikuti penjaringan dipersilahkan sosialisasi ke masyarakat. Nanti, hasilnya akan kami survei. Dari survei tersebut, kami jadikan tolak ukur untuk DPW dan DPP memutuskan usungan kepada siapa,” jelas M Sodikin saat dihubungi koran ini, kemarin (31/10).

Sejauh ini, PKS masih fokus memanaskan mesin partai dari tingkat DPD, DPC hingga ranting. Agar pada saat DPP sudah memutuskan kepada siapa usungan berlabuh, kader dilapangan sudah siap. Selain itu, PKS juga sedang fokus membangun komunikasi politik dengan parpol lain.

Bahkan, dirinya mengaku sudah ada beberapa parpol yang sudah melakukan komunikasi secara intens. Tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat dirinya akan mengadakan MoU dengan parpol lain untuk berkoalisi.

“Ya kami saat ini, masih fokus memaskan parpol dan silaturahmi dengan partai lain dengan tokoh-tokoh. Ada parpol yang religius ada juga parpol nasionalis religius yang sudah dekat. Pokonya dalam waktu dekat kami akan umumkan untuk berkoalisi jika ada kecocokan visi dan misi,” cetusnya.

Sementara itu, Angota DPRD Provinsi Jabar, Abdul Muiz menambahkan bahwa sejauh ini PKS belum memberikan rekomendasi atau usungan kepada siapapun termasuk dirinya. Pasalnya, DPP akan melihat dulu hasil survei dan analisa dilapangan. Memang saat ini yang aktif bergerak adalah Anjak Priatama, namun belum bisa dipastikan juga di usung.

“Belum, kita menunggu hasil survei dan analisa dilapangan. Saat ini fokus partai memanaskan mesin parpol. Keputusan itu, ranahnya kewenangan DPP,” tukasnya. (hnd)

Tags

Tinggalkan Balasan