JAWA BARAT

Dukun Kerahkan Ribuan Jin untuk Kemengan Calon Kuwu

RADARSUKABUMI.com – Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak di Kabupaten Cirebon, tinggal menghitung hari. Para calon kuwu tengah bersiap menyusun strategi untuk pemenangannya.

Berbagai strategi kemenangan diperkenalkan kemasyarakat, agar masyarakat desa mau memilih di hari pencoblosan.

Namun ada strategi kasat mata, yang di lakukan setiap calon kuwu, alih-alih ingin menang di Pilwu, mereka mengunakan jasa paranormal sebagai salah satu strategi kemenangan.

Loading...

Dari pengakuan salah satu paranormal di daerah Palimanan Kabupaten Cirebon, embah Sistro dimusim Pilwu merupakan musim pasang tarif tinggi.

Biasanya para calon kuwu, berani membayar berapapun yang diminta oleh paranormal, asalkan bisa meraih posisi kuwu di desanya.

“Musim Pilwu saya berani pasang tarif tinggi, dari beberapa klien saya musim Pilwu tahun lalu sudah berhasil menjadi kuwu, dengan bantuan saya,” ungkap pria yang akrab disapa embah kepada pojokjabar.com

Embah melanjutkan, calon kuwu harus membayar uang tanda jadi sebesar Rp50juta, dan sisanya sesuai kesepakatan diberikan setelah berhasil menduduki kursi orang nomer satu di desanya.

Setelah itu, calon kuwu harus menjalankan ritual, yang diperintahkan embah, banyak proses ritual salah satunya calon kuwu harus dimandikan di titik pertemuan aliran sungai dan laut.

“Ini salah satu ritual wajib, gunanya untuk membuka aura pemimpin biar auranya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkap embah, Senin (7/10/2019)

Setelah melakukan ritual mandi, lanjut embah, calon kuwu akan diberikan semacam bacaan yang harus dibaca setiap malam, untuk menambah kekuatan menghadapi serangan gaib dari lawanya.

“Saya bentengin juga dari serangan gaib, dan ada bacaan yang harus dibaca setiap malam,” lanjutnya

Bila semua proses ritual telah di jalani, embah akan melakukan ritual sendiri menjelang tiga hari sebelum hari pencoblosan.

Embah, akan berusaha mempengarahui masyarakat pemilih untuk memilih kliennya di dalam bilik pemcoblosan.

“Ini pamungkasnya dan harus saya yang jalani selama tiga hari sampai hari pemilihan, jadi saya akan kerahkan ribuan jin yang akan mempengaruhi pikiran masyarakat untuk memilih klien saya, ya pokoknya kebawa mimpi dan keingetan terus sama klien saya,” ujarnya.

Tahapan proses Pilwu serentak akan dilakukan di 187 desa di Kabupaten Cirebon. mulai dari penjaringan calon sejak tanggal 1 Agustus hingga tanggal 27 Oktober 2019 berupa pemungutan suara.

(dat/pojokjabar/izo/rs)

Loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button