JAWA BARATSUKABUMI

Horornya Jembatan Cincin Jatinangor Saat Maghrib Menjelang

RADARSUKABUMI.com – Jembatan Cincin, sebuah Jembatan bekas jaman Belanda, menjadi mitos tersendiri warga Jatinangor.

Pasalnya, Jembatan yang dibangun pada Masa jaman penjajahan Jepang dan penjajahan Belanda ini, kini berfungsi sebagai jembatan penyebrangan.

Dahulu pada Masa penjajahan Jepang dan Belanda, jembatan Cincin ini merupakan jembatan kereta api yang menguhubungkan Jatinangor dan Tanjungsari.

Lokasi jembatan di kampung Cisaladah, Kelurahan Cikuda, Kecamatan Jatinangor ini, dianggap mistis oleh warga setempat.

Jembatan dengan Tinggi hampir 45 meter ini, memiliki bangunan melengkung dibawahnya seperti Cincin.

Dari pembicaraan dengan warga setempat, bahwa masyarakat Tak boleh melewati jembatan Saat menjelang magrib.

Menurut Rian Mahasiswa Asal Bogor yang tinggal dirumah kost kawasan Cikuda, mengatakan bahwa perihal mitos itu memang kerap terdengar.

“Kabarnya ga boleh lewat kalau magrib,” jelasnya, Kamis (31/10).

Rian menambahkan, bahwa dirinya yang sudah hampir tiga tahun tinggal di Cikuda, tidak pernah menemukan Hal mistis.

“Kalau secara langsung ga pernah, tapi kalau lewat malam itu memang suka merinding aja,” jelasnya.

Jembatan dengan latar gunung manglayang tersebut, dibawahnya terdapat Pemakaman Warga setempat.

(arf/pojokjabar/izo/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan