KABUPATEN SUKABUMI

TPS Terminal Cibadak Segera Ditempati Pedagang

CIBADAK – Pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk relokasi pedagang di Terminal Cibadak segera ditempati. Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi yang bekerja sama dengan PT Bangun Jaya Allia (BJA) memastikan pembangunan sesuai target.

Kepala Unit Pasar Cibadak, Darwis Santosa mengatakan, sebanyak 101 unit TPS untuk pedagang yang memimiliki kios dan 96 unit untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) sudah selesai dibangun. “Pembangunan TPS ini bisa diselesaikan sesuai dengan target. Saat ini, para pedagang sudah bisa mengisi TPS,” kata Darwis saat disambangi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, Senin (28/10).

Pada 25 Oktober lalu, DPKUKM sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada para pedagang. “Kami sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada semua pedagang agar segera menempatinya paling lambat pada awal November nanti,” ujarnya.

Menurutnya, direlokasinya para pedagang ini agar tidak menghambat proses pembangunan Pasar Terminal Cibadak. Darwis kembali mengingatkan, pedagang harus siap dalam pembangunan Pasar Terminal Cibadak dan perlu memahami tahapan yang dilakukan pada pembangunan pertokoan tersebut.

Pasar Cibadak TPS2 - TPS Terminal Cibadak Segera Ditempati Pedagang
Kondisi TPS Terminal Cibadak sudah selesai.

“Kami selalu mengingatkan kepada pedagang agar bisa memahami tahapan pembangunan ini demi tercapainya peremajaan pertokoan di Terminal Cibadak ini agar lebih layak ditempati seperti pasar lainnya,”paparnya.

Sejauh ini, sambung Darwis, dalam proses pembangunan TPS tersebut tidak menemukan kendala yang dapat menghambat proses pengerjaan sehingga pembangunan pun dapat diselesaikan sesuai dengan target akhir Oktober ini.

“Sampai saat ini tidak ada hambatan apapun yang sampai mengganggu proses pembangunan, semua berjalan sesuai harapan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang Pasar Terminal Cibadak, Wawi mengaku, pedagang menyambut positif pembangunan pertokoan tersebut. Sebab, keberadaan pertokoan saat ini dinilai sudah kumuh dan butuh perbaikan.

“Kami sangat mendukung adanya pembangunan ini. Mudah-mudahan bisa segera diselesaikan, sehingga tidak berlarut-larut,” singkatnya. (bam/d)

Tags

Tinggalkan Balasan