KABUPATEN SUKABUMI

Kepala kemenag Ajak Do’a Bersama

SUKABUMI – Dalam menjaga kedamaian dan persatuan bangsa, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi mengajak kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi, khususnya Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, agar melakukan doa bersama untuk kedamaian, persatuan, dan kesalamatan bangsa.

Kepala Kemenag Kabupaten Sukabumi, Abas Resmana mengatakan, pihaknya sudah memberikan surat edaran doa bersama kepada seluruh ASN di lingkup Kemenag Kabupaten Sukabumi agar melakukan doa bersama dalam menjaga ketentraman bangsa.

Hal ini, merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2019.

“Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang religius, di mana dalam menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan, selain melakukan ikhtiar manusiawi, seyogyanya senantiasa memohon kekuatan dan bantuan dengan doa kepada Allah Subhana Wa Ta’ala,” jelasnya.

Dalam menyikapi situasi dan kondisi bangsa ini, sambung Abas, sangat memerlukan penguatan persatuan dan kesatuan yang erat agar terhindar dari permusuhan dan perpecahan sesama anak bangsa.

Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh element masyarakat di Kabupaten Sukabumi, agar segenap umat beragama secara serentak pada Jum’at 18 Oktober 2019 untuk memanjatkan doa atau pesan dalam khutbah di masjid, majelis taklim dan tempat-tempat ibadah lainnya.

“Saya berharap kepada para pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi melakukan sosialisasi terkait himbauan ini kepada masyarakat luas. Seperti menyerukan kedamaian, persatuan, kesatuan dan keselamatan bangsa Indonesia,” bebernya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH Oman Komarudin sangat mengapresiasi sikap Kemenag Kabupaten Sukabumi yang sudah membagikan surat edaran terkait doa bersama untuk menjaga kedamaian, persatuan dan kesalamatan bangsa.

“Memang doa bersama seperti ini harus dilakukan seluruh stakehoalder, mengingat kondisi bangsa belakangan ini banyak terjadi perselisihan yang dibesar-besarkan. Bahkan, banyak fitnah dan perpecahan terjadi hanya karena mengejar kepentingan pribadi atau golongan, sehingga persatuan dan persaudaraan disisihkan,” katanya.

Untuk itu, MUI Kabupaten Sukabumi akan menginstruksikan kepada seluruh MUI kecamatan di Kabupaten Sukabumi agar terus melakukan doa bersama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian bangsa.

“Apalagi, saat ini mendekati prosesi pelantikan Presiden Joko Widodo, maka situasi harus aman. Nanti, DKM masjid akan meluangkan waktu dalam khutbahnya untuk memanjatkan doa untuk kedamaian bangsa,” pungkasnya. (den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan