KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Selabintana Wetan Membara

SUKABUMI  – Lahan di Kampung Selabintana Wetan, RT 9/3, Desa Sudajaya, Kecamatan Sukabumi diamuk si jago merah, akhir pekan Sabtu (5/10). Beruntung api tidak sampai menjalar ke pemukiman warga sehingga dipastikan tidak ada korban jiwa.

Seorang warga setempat, Muhammad Diansyah (28) mengatakan, insiden yang terjadi pada pukul 13.50 WIB ini pertama kali diketahui oleh warga yang sedang mencari rumput. “Saat kami ke sana, api sudah membesar dan menjalar ke lahan perkebunan,” jelas Diansyah kepada Radar Sukabumi,Sabtu (5/10).

Ia bersama puluhan warga lainnya langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Api sulit dipadamkan, karena di lokasi kejadian banyak material kayu dan rerumputan. Terlebih lagi, saat kejadian angin sangat kencang. Sehingga api langsung membakar ratusan meter lahan itu,” bebernya.

Koordinator Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, setelah mendapatkan laporan kebakaran, sejumlah Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) langsung mengecek lokasi dan bersama warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Api berhasil dipadamkan sekira pukul 14.35 WIB, satu unit mobil pemadan kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian,” katanya.

Berdasarkan asesment petugas di lapangan, peristiwa ini terjadi akibat ulah orang tidak bertanggungjawab yang melakukan pembakaran untuk pembukaan lahan. “Alhamdulillah tidak ada korba jiwa dan api pun tidak sampai pemukiman. Hanya saja, lahan seluas satu hektare terbakar,” imbuhnya.

Mengantisipasi peristiwa serupa, pihaknya meminta kepada seluruh warga agar tidak sembarangan membakar lahan, karena dikhawatirkan bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi jika lahannya berdekatan dengan pemukiman warga.

“Saya harap warga meningkatkan kewaspadaannya pada musim kemarau ini. Seperti tidak membakar sampah sembarangan dan hal lainnya yang dapat berpotensi terjadinya kebakaran,” bebernya.

Sementar itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat, Dadan Ramdan mengaku prihatin dengan banyaknya kejadian kebakaran lahan yang diduga akibat ulah tangan orang tidak bertanggungjawab.

“Ini menandakan, kesadaran warga dalam menjaga lingkungan masih minim. Padahal, keberadaan lahan itu sangat penting untuk keberlangsungan ekosistem lingkungan,” katanya.

Untuk itu, ia berharap pemerintah daerah agar melakukan pengawasan yang intensif di kawasan perhutanan. Sehingga peristiwa kebakaran yang disebabkan oleh kelalaian masyarakat dapat diminimalisir sedini mungkin.

“Kebakaran hutan yang terjadi setiap bulannya menunjukkan bahwa pemerintah daerah gagal dalam memerankan fungsi melakukan pengawasan terhadap sumber daya alam. Untuk itu, pemerintah harus menggencarkan edukasi kepada warga. Sehingga kesadaran warga dalam menjaga lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya. (Den/d)

Tinggalkan Balasan