Pemerintah Kota Sukabumi

Lewat Ngaji Walikota Sampaikan Ketahanan Keluarga

CIKOLE – Kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi terus gencar dilakukan. Bentuk kegiatannya yakni Ngaji Bareng Bersama Walikota yang dilakukan rutin setiap bulan yakni pada Kamis malam Bersama tokoh masyarakat dan alim ulama di Rumah Dinas Walikota Sukabumi.

Dalam ngaji bareng itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menargetkan menjadi media untuk saling mengingatkan dalam memperkokoh ketahanan keluarga. “Nuansa religius salah satunya ngaji bulanan menjadi media untuk mendorong warga memperkokoh ketahanan keluarga,” ujar Fahmi.

Apalagi sambung dia, menyikapi kejadian yang memperhatinkan dengan kasus yang ada di Kecamatan Lembursitu. Dimana terjadi kasus hubungan sedarah atau inses antara orang tua Dan anak hingga mengakibatkan korban. “Dalam kesempatan ini, Warga dan tokoh ulama dapat menjadi penggerak kepada masyarakat agar lebih menjaga keluarganya dari hal-hal yang negatif seperti kekerasan dalam rumah tangga,” ungkapnya.

Fahmi berharap kejadian itu tidak terulang lagi di waktu mendatang. Pemkot telah menggelar rakor khusus dengan camat dalam menperkuat ketahanan keluarga. Hal ini juga menyikapi informasi dari Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Sukabumi yang menangani kekerasan terhadap anak dan perempuan sejak Januari 2019 sampai sekarang mencapai sebanyak 127 kasus kekerasan dan 85 kasus diantaranya kekerasan kepada anak.

Lanjutnya, sumber untuk mengatasi masalah ini yakni ketahanan keluarga. Sehingga para dai dan ulama memberikan tausiah yang mengarah kepada ketahana keluarga seperti bagaimana hubungan anak dan orang tua. Hal ini penting karena luar biasanya perkembangan teknologi informasi. ” Sendi masyarakat akan hancur bila ketahanan keluarga diabaikan sehingga perlu edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (Bal)

Tags

Tinggalkan Balasan