PENDIDIKAN

SDIT Adzkia 2 Menuju Nasional, Punya 75 Program Unggulan

PENDIDIKAN SUKABUMI – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Adzkia 2, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, mengikuti lomba Sekolah Budaya Mutu (SBM) jenjang SD yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Diketahui SDIT Adzkia 2 terpilih menjadi salah satu finalis lomba SBM 2019 mewakili Kota Sukabumi sekaligus perwakilan Jawa Barat (Jabar), untuk maju ke tingkat nasional.

“Alhamdulilah, pada Kamis (12/9) sekolah kami mendapat kunjungan dari Tim Visitor Lomba SBM, tentunya kedatangan mereka tersebut untuk menilai, apakah portofolio yang telah dikirim sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Kepala SDIT Adzkia 2, Ninah Heriani kepada Radar Sukabumi.

Ia mengatakan, lomba budaya mutu yang diikuti SDIT Adzkia 2 ini merupakan kali pertama sekolahnya mengikuti lomba tersebut. Ninah pun tak menyangka jika sekolahnya bisa kembali lolos seleksi. Sebab, untuk mengikuti lomba ini dilakukan beberapa tahapan.

Pertama pendaftaran online. Kemudian seleksi dokumen portofolio sekolah, dan selanjutnya tahap visitasi. Pada tahap visitasi ini akan dibuktikan apakah dokumen portofolio yang dikirimkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Awal ikut itu karena rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) untuk ikut, akhirnya di Mei itu kita daftar secara online dan Alhamdulillah lolos lalu masuk ke tahap portofolio dan lolos juga. Sekarang tinggal nunggu hasil visitor, baru kita bisa tahu kita lolos ke grand final atau tidak,” ucapnya.

Ia menyebutkan, lomba ini dibagi dalam beberapa kategori yaitu kategori SD Rujukan, SD Negeri Rintisan Penguatan Pendidikan Karakter, SD Swasta Rintisan Penguatan Pendidikan Karakter.

Sementara untuk SDIT Adzkia 2 termasuk dalam kategori SD Swasta Rintisan Penguatan Pendidikan Karakter , dan merupakan satu-satunya di Kota Sukabumi yang dapat ke tingkat nasional.

Untuk penguatan pendidikan karakter sendiri, SDIT Adzkia memang memiliki 75 program unggulan khususnya di pembelajaran atau kurikulum.

“Untuk SDIT Adzkia 2 memang kita unggulannya di program pembelajarannya, karena kita lebih fokus pada penguatan pendidikan karakter anak dan kita punya 75 program yang kita unggulkan” imbuhnya.

Ninah menambahkan, program penguatan pendidikan karakter ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga melibatkan guru dan orang tua siswa. Di mana orang tua dirangkul mengikuti segala kegiatan program pembelajaran di sekolah.

Bahkan untuk guru, pihaknya mengaku untuk penerimaan guru tidak bisa dilakukan sembarangan, perlu adanya seleksi ketat yang dilakukan oleh sekolahnya.

“Misalkan untuk guru, tidak hanya dilihat dari tittlenya saja tetapi kita juga lihat latar belakang dan ada tes psikologinya juga karena kita tidak sembarang menerima guru,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba budaya mutu sekolah ini bukan semata-mata menonjolkan fisik saja, tetapi juga kreativitas anak dan guru serta peran para tua dan masyarakat. “Kehadiran SDIT Adzkia 2 saya harap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Ninah juga mengapresiasi Dinas P dan K Kota Sukabumi yang hadir serta memberi dukungan dalam kegiatan ini. “Ini jadi kebanggaan bagi kami, dan jadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan mutu sekolah terkhusus anak-anak kita yang ada di SDIT Adzkia dan juga masyarakat di lingkungan Ciandam,” pungkasnya. (wdy)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tags

Tinggalkan Balasan