KOTA SUKABUMI

JQR Sukabumi Tangani Permasalahan Masyarakat

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Ketua Jabar Quick Respon Kota Sukabumi, Risris Ali Perkasa mengaku telah melayani sejumlah permasalahan masyarakat. Mulai dari Pendidikan Kesehatan, Sosial dan Pembangunan masyarakat. ” Alhamdulillah, kita sebagai perwakilan di Kota Sukabumi JQR sudah membantu masyarakat. Yang paling dominan permasalahan masyarakat yang kita tangani yakni masalah kesehatan,” ujar Risris.

JQR yang merupakan program dari kepemimpinan Gubernur Jabar, Emil kata Risris hadir menjawab urgensi masyarakat Jawa Barat (Jabar) yang butuh penanganan cepat dari pemerintah dalam kondisi darurat. JQR memiliki tujuan besar, yaitu sebagai Gerakan Sosial (Civil Society Movement) sekaligus inovasi atas keseriusan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar untuk memberikan keputusan atau solusi pertolongan pertama (first aid) bagi warga. ” Sesuai dengan visi misi pak Gubernur, JQR ini hadir untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat,” kata dia.

Dijelaskan Risris, ada tujuh lingkup layanan JQR. Pertama, terkait sakit dan darurat kesehatan. Kedua, putus akses pendidikan, ketiga, kelaparan dan gizi buruk, keempat, rumah tidak layak huni yang mengancam jiwa, kelima, listrik darurat desa isolir, keenam yakni terkait kebencanaan. ” Setiap perwakilan di daerah sudah diberikan pelatihan dan bimbingan untuk menangani beberapa permasalahan di masyarakat,” akunya.

Keberadaan dirinya sebagai perwakilan di daerah, untuk menindak lanjuti keluhan dan aspirasi dari masyarakat melalui laporan yang diterima oleh JQR. ” Jadi ketika ada laporan melalui website ke Jabar, kita langsung bergerak untuk membantu masyarakat, seperti orang sakit butuh pembiayaan, kita lakukan pendekatakan dengan pemerintah setempat agar bisa dibantu,” katanya.

Dalam penyelesaian masalahnya sendiri kata Risris, diawali dengan negoisasi dengan pemerintah setempat. Tentunya atas izin dari JQR yang di provinsi. ” Jika ada yang sakit, kita negosiasi dengan DInsos atau Dinkes. Atupun butuh RTLH kita koordinasi dengan Baznas dan dina lainnya,” katanya.

Intinya pihaknya melakukan komunikasi dan koordinasi untuk membantu masyarakat yang memang memerlukan bantuan. Perwakilan mendorong pihak-pihak terkait untuk bisa memberi solusi kepada masyarakat. ” Seperti butuh jembatan penyebrangan,kita punya juga program jembatan perintis, nah dikabuapten Sukabumi sudah pernah dibantu,” jelasnya.

(bal/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan