KABUPATEN SUKABUMI

Dua Pelaku Ranmor Di Sukabumi Digulung Massa

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com  – Dua pencuri kendaraan bermotor nyaris jadi bulan-bulanan massa setelah tertangkap warga saat menjalankan aksinya, kemarin. Kini keduanya ditahan di kantor polisi, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran. Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, dua pelaku ini menjalankan aksinya di tempat yang berbeda.

Secara keseluruhan, pecuri kendaraan bermotor ini berjumlah tiga orang. Dua orang beroperasi di wilayah Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi sementara satu orang lagi beraksi di Jalan Pelabuhan II, Kampung Jeruk Nyelap, Keluarah/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Sayangnya, polisi belum bisa merealis identitas pelaku lantaran kasus ini masih dalam tahap pengembangan.

“Kasusnya masih dalam pengembangan. Satu orang lagi masih kami buru,” ujar Kapolsek Cikembar, AKP I Djubaedi kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Djubaedi mengaku, jika ia dan anggota terlambat datang ke tempat kejadian, kemungkinan besar pelaku menjadi bulan-bulanan massa. Pasalnya, warga sudah banyak berkumpul dan mereka sudah nampak naik pitam lantaran di daerahnya sering terjadi aksi kejahatan pencurian kendaraan. “Namun beruntung kami langsung tiba di lokasi, sehingga amukan warga bisa dihindari. Kami langsung bawa ke Polsek guna pengembangan kasus ini,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan sementara, pelaku melakukan aksi kejahatannya di wilayah Kecamatan Sukabumi. Saat mencoba melarikan diri dan kendaraannya, ada pengendara yang mengenali kendaraan yang dibawa pelaku. “Ada teman korban yang mengenalinya saat pelaku berhenti di jalan yang sedang dicor. Hingga akhirnya, pelaku pun langsung diamankan,” akunya.

Dari tangan pelaku, Djubaedi mengamankan satu unit kendaraan Yamaha NMax bernomor polisi F 3499 UAV.
Selanjutnya, aksi pelaku lainnya terjadi di Kampung Jeruk Nyelap, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Pelaku yang identitasnya belum diketahui itu beraksi di area parkiran, tempat lapak buah-buahan. Beat hitam bernomor polisi F 20201 OQ ia curi. Namun nahasnya, ia berhasil ditangkap warga di wilayah Kampung Cikarang, Desa/Kecamatan Gunungguruh. “Pelaku dikejar warga, tiba-tiba pelaku yang mengendarai ini jatuh di depan saya,” warga Kampung Cikarang, Desa/Kecamatan Gunungguruh, Sandi (28).

Setelah jatuh, lanjut Sandi, pelaku langsung melarikan diri ke arah Sungai Cipelang untuk menghindari massa. Namun sayangnya, warga yang sudah mengepung wilayah itu membuat pelaku tak bisa berkutik. “Sempat lari, namun tidak lama tertangkap warga,” akunya.

Kapolsek Gunungguruh, Iptu Yudi Wahyudi mengaku langsung menerjunkan petugas ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku. Ia khawatir, dengan jumlah massa yang cukup banyak, nyawa pelaku terancam. “Mungkin saja kalau tidak diamankan, pelaku bisa menjadi amukan massa yang sudah nampak marah. Namun Alhamdulillah, massa masih percaya kepada kami sehingga pelaku saat dibawa pun berjalan dengan lancar,” katanya.

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, pelaku mengambil sepeda motor korban karena melihat kunci motornya menempel. “Baru juga dua meter dari lokasi, pelaku ini jatuh. Pemilik kendaraan pun langsung berteriak meminta bantuan warga,” imbuhnya.

Saat ini, pelaku mendekam di balik jeruji besi Polsek Gunungguruh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam, untuk mengetahui fakta sebenarnya. Pemilik kendaraan juga belum membuat laporan,” pungkasnya.

 

(Den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan