JAWA BARATSUKABUMI

Sembilan Orang Tewas, 21 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun

JAKARTA – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) senin siang (2/9) sekitar pukul 13.00 WIB tepatnya di KM 90-91 jalur arah Jakarta.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan bahwa untuk penyebab kecelakaan beruntun tersebut sedang dianalisa. Perlu dilakukan olah tempat kejadian perkara (Olah TKP) untuk bisa menentukannya. ”Akan dilihat apakah ini penyebabnya tunggal atau penyebabnya banyak,” tuturnya.

Saat ini Polri masih fokus melakukan evakuasi, evakuasi terhadap korban sekaligus kendaraan. Evakuasi korban hapir selesai, untuk evakuasi terhadap kendaraan ini yang butuh waktu. ”Diupayakan secepatnya kendaraan yang terlibat kecelakaan tidak menghalangi jalan,” terangnya.

Saat ini masih dilakukan langkah menormalkan jalan. Dia mengatakan, selama proses evakuasi arus lalu lintas dialihkan terlebih dahulu. ”Setelah selesai semua baru bisa digunakan,” terang jenderal berbintang satu tersebut.

Untuk jumlah korban, Dedi menuturkan bahwa korban meninggal dunia mencapai sembilan orang. Korban yang mengalami luka berat ada delapan orang dan 25 orang luka ringan. ”Diupayakan jangan sampai ada korban meninggal lagi, semua sedang dirawat,” tuturnya.

Sementara Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pujiyono Dulrachman mengatakan, kecelakaan diawali adanya kecelakaan tunggal sebuah dump truck. Dump truck ini ini terbali di KM 92. ”Empat mobil mengantri saat dilakukan evakuasi,” ujarnya.

Dari belakang, muncul sebuah dump truck yang bermuatan tanah. Dump truck ini ternyata tidak bisa berhenti karena rem blong. ”Dump truck yang membawa tanah menabrak empat kendaraan yang antri,” paparnya.

Lalu, ada 15 kendaraan yang juga melaju di belakang dump truck yang membawa tanah. 15 kendaraan ini mengalami kecelakaan beruntun. ”Setelah evakuasi, rencananya olah TKP dilakukan Selasa,” terangnya.

Pengelola jalan tol, PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi langsung melakukan upaya evakuasi korban dan kendaraan serta melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi kejadian. Petugas Layanan Jalan Tol Jasa Marga dan Polisi Jalan Raya (PJR) melakukan pengaturan lalulintas di sekitar tempat kejadian.

Coorporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengungkapkan, ada dua pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, yaitu contraflow dan pengalihan arus lalu lintas.

Untuk pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian, rekayasa lalu lintas contraflow telah diberlakukan di titik awal Km 93 hingga Km 90. Sedangkan untuk pengguna jalan melintas dari arah Bandung menuju arah Jakarta diarahkan keluar melalui GT Cikamuning Km 116 dan masuk kembali ke Jalan Tol Purbaleunyi melalui GT Jatiluhur Km 84.

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi bekerjasama dengan pihak Kepolisian/PJR serta Rumah Sakit terdekat telah mengerahkan kendaraan ambulans, kendaraan pemadam kebakaran dan kendaraan rescue di lokasi untuk menangani evakuasi korban dan kendaraan.

“Kami imbau untuk gunakan jalur alternatif untuk pengguna jalan di jalur arah Jakarta yang terdampak kecelakaan. Sementara itu untuk pengguna jalan di jalur sebaliknya kami imbau untuk tetap fokus berkendara dan memenuhi kecepatan minimum berkendara di jalan tol,” kata Heru.

Baru pada sekitar pukul 18.00 WIB, petugas gabungan dari kepolisian dan Petugas Jasa Marga Cabang Purbaleunyi berhasil mengevakuasi seluruh kendaraan dan korban kecelakaan “Seluruh kendaraan saat ini telah dipinggirkan dan dikeluarkan dari lajur untuk persiapan open traffic agar lajur dari arah Bandung menuju Jakarta kembali normal,” lanjut Heru.

Meski demikian, rekayasa lalu lintas berupa contraflow masih dipertahankan mulai di titik awal di Km 91 s.d Km 90. Arus lalu lintas dari arah Jakarta juga masih dialihkan untuk keluar di GT Cikamuning dan masuk kembali lagi ke Jalan Tol Cipularang melalui GT Jatiluhur.(idr/tau)

Kecelakaan Tol Purbaleunyi

Kronologis

  • Awalnya terjadi kecelakaan tunggal, sebuah dump truck terbalik di km 92 jalan tol Purbaleunyi sekitar pukul 12.30.
  • Saat dilakukan evakuasi, empat kendaraan menunggu antrian untuk bisa jalan.
  • Tak berapa lama, ada sebuah dump truck bermuatan tanah menuju ke empat kendaraan yang antri.
  • Sayangnya, dump truck bermuatan tanah itu hilang kendali karena rem blong. Sehingga, menabrak empat kendaraan yang mengantri.
  • Dibelakang dump truck itu terdapat 15 kendaraan yang juga melaju. Akhirnya, 15 kendaraan itu mengalami kecelakaan beruntun.

Jumlah Korban
-Meninggal : 9 Orang
-Luka Berat : 8 orang
-Luka Ringan : 25 orang

Sumber: Korlantas Polri dan Divhumas Polri

Tags

Tinggalkan Balasan