Hukum & Kriminal KotaSUKABUMI

Ojol Mesum Dipecat, Gadis Cantik Sukaraja Masih Trauma

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – SND (23) masih trauma dan shock atas tindakan pelecehan seksual yang dialaminya oleh ojek online pada Minggu (4/8/2019) lalu. Pelaku yang diketahui berinisial IMM itupun langsung dilaporkan oleh korban ke kantor pusat Grab.

“Informasi terakhir yang saya terima, akunnya sudah dinontaktifkan atau disuspend oleh Grab,” kata SND kepada Radarsukabumi.com, Selasa (6/8/2019).

Diceritakan sebelumnya, saat itu SND memesan ojek online via aplikasi dengan rute Citymall menuju rumahnya di Sukaraja pada Minggu (4/8/2019) sekira pukul 16.00 WIB. Di tengah perjalanan, terjadi percakapan yang sangat tidak wajar kepada korban.

Hal tersebut berlanjut dengan gerakan-gerakan yang mengarah ke tindakan asusila. Pelaku disebut berupaya untuk menyentuh daerah kewanitaan korban sembari mengendarai sepeda motor.

“Modusnya dia garuk-garuk punggunya. Makin lama makin ke bawah sampai ke pinggang. Lalu telapak tangannya makin maju mengarah ke, maaf, daerah intim saya. Tapi tidak sempat menyentuh karena kaki saya angkat dan langsung minta berhenti,” ungkap SND.

Tak sampai disitu saja, lanjut SND, pelaku melanjutkan aksi mesumnya dengan menghubungi korban via chat Whatsapp. Nomor tersebut langsung di-block agar tidak berlanjut.

“Saya turun dan lari sambil gemetar ketakukan sampai nemu angkot. Di angkot saya nangis. Setelah kejadian ini dalam waktu lama sepertinya saya tidak mau naik ojek online lagi,” ujarnya.

Lantas, apakah SND akan melaporkan kejadian ini ke kepolisian? “Enggak lapor polisi. Dan saya juga gak ada tuntutan apapun ke pihak Grab. Saya hanya ingin si driver online itu disanksi agar jadi bahan pembelajaran juga buat yang lainnya,” ujarnya.

Dari kejadian ini, SND berpesan khusus kepada wanita di Sukabumi agar lebih berhati-hati lagi. Entah itu memesan moda transportasi online atau kegiatan lainnya.

(izo/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan