KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Dua Rumah Warga Terbakar

CIKEMBAR, RADARSUKABUMI.com  – Diduga korsleting listrik, rumah warga milik Nunung Arisami (60) dan Mansur (45) di Kampung Cilaksana, RT 3/1, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar hangus terbakar dilalap si jago merah. Meski tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian materil hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, peristiwa yang terjadi pada malam ini, pertama kali menjalar di rumah Nunung. Selang berapa menit, api tersebut merembet ke rumah tetangganya, Mansur sekira pukul 18.45 WIB.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar, Sudarmat mengatakan, peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh Nunung saat ia tengah berada di lantai satu rumahnya bersama tetangganya.

“Saat itu, Pak Nunung mendengar suara ledakan yang berasal dari lantai dua. Karena penasaran, ia bersama tetangganya langsung melihat asal suara itu. Saat dilihat ternyata api sudah menjalar di bagian dinding dan atap rumhanya,” jelas Sudarmat kepada Radar Sukabumi, kemarin (30/7).

Tak lama kemudian, sambung Sudarmat, api langsung membesar dan membakar atap belakang sebelah kanan rumahnya hingga menjalar ke rumah Mansur. “Setelah melihat kejadian ini, Pak Nunung langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan kepada pemerintah setempat,” imbuhnya.

Kasi Trantibum Kecamatan Cikembar, Dading mengatakan, api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari PT GSI di terjunkan ke lokasi kejadian sekira pukul 20.00 WIB. “Kebakaran ini tidak ada korban jiwa, hanya saja mereka mengalami kerugian materil sekitar Rp40 juta,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, ia menghimbau kepada seluruh warganya untuk menggunakan jaringan listrik berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) yang sudah jelas terjamin kualitasnya. Sebab, bila tidak menggunakan kabel tersebut dikhawatirkan dapat berpotensi terjadinya korsleting listrik dan menyebabkan kebakaran.

“Selain itu, kami juga sarankan agar warga tidak banyak menggunakan colokan dalam satu paralel. Sebab hal ini dapat menyebabkan korselting listrik hingga terjadi kebakaran,” pungkasnya.

 

(Den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan