SUKABUMI

Insya Allah, Jamaah Haji Kabupaten Sukabumi Pulang Bulan Agustus

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Jamaah haji asal Kabupaten Sukabumi direncanakan akan mulai kembali ke kampung halamannya mulai 21 Agustus mendatang. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi pun mengaku telah optimal dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Seperti yang diketahui, calon jamaah asal Kabupaten Sukabumi yang berangkat ke tanah suci tahun ini berjumlah 1.582 orang. Pemberangkatan mereka dibagi pada empat kelompok terbang (Kloter), yakni Kloter 15, Kloter 39, Kloter 59 dan Kloter 69.

Untuk Kloter 15, jumlah jamaah sebanyak 404 orang. PPIHD Kabupaten Sukabumi memberangkatkan Kloter ini pada Selasa, 9 Juli lalu di Pusbangdai, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar. Kloter ini direncanakan akan kembali pada Rabu, 21 Agustus mendatang.

Sementara untuk Kloter 39, jumlah jamaah sama dengan Kloter 15 yakni 404 orang jamaah. Mereka berangkat pada Rabu, 17 Juli lalu dan dijadwalkan kembali pada Rabu, 28 Agustus mendatang. Sedangkan Kloter 59, jumlah jamaah sebanyak 370 orang. PPIHD memberangkatannya pada Rabu, 24 Juli dan rencana kembali pada 05 September. Untuk Kloter terakhir yakni Kloter 69, jumlah jamaah sebanyak 404 orang dan berangkat pada Sabtu, 27 Juli dini hari dan dijadwalkan kembali pada Minggu, 8 September mendatang.

“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar tanpa ada perubahan lagi dari kementrian. Jadwal pemberangkatan dan kembali ini merupakan jadwal dan informasi terakhir yang kami terima dari pusat,” ujar Kasi Haji, Ramlan Rustandi, selaku Ketua PPIH Daerah Kabupaten Sukabumi, kemarin.

Disinggung soal kemacetan yang sering terjadi pada setiap pemberangkatan, Ramlan mengaku sebelumnya telah menyampaikan himbauan kepada masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) se-Kabupaten Sukabumi agar jamaah tidak mengajak masyarakat dengan jumlah besar. Namun upayanya itu belum berhasil, mengingat antusias dan semangat kekeluargaan masyarakat Kabupaten Sukabumi masih tinggi.

“Himbauan sudah kami sampaikan, tapi belum optimalkan karena kami tidak bisa mencegah keluarga jamaah yang mengantar. Insya Allah, persoalan kemacetan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” akunya.

Pada tahun mendatang, mantan Kepala KUA Kecamatan Cicurug ini mengaku akan menggagas agar jemaah diantar disetiap lokasi yang ada di kecamatan. Untuk sampai pada tempat pemberangkat ditingkat kabupaten, rencananya jemaah akan dijemput oleh kendaraan yang disediakan panitia. “Di kecamatan, ditunjuk satu tempat untuk pemberangkatannya. Jadi keluarga mengantarkannya cukup di situ. Nah untuk ke lokasi pemberangkatan jamaah, nanti mereka akan dijemput oleh kendaraan,” akunya.

Dengan cara itu, lanjut Ramlan, ia mengaku kemacetan akan dapat diurai dan tidak separah seperti tahun ini. Karena, yang datang ke lokasi pemberangkatan hanya petugas dan calon jamaah. “Insya Allah ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait lainnya. Semoga dengan cara ini, kemacetan yang sering terjadi disetiap pemberangkatan bisa diminimalisir,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Sosial dan Saran Keagamaan Kabupaten Sukabumi, Unang Sudarma menambahkan, pelaksanaan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Hal-hal yang menjadi kekurangan, akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pada pelaksanaan haji tahun mendatang. “Secara general, semua pelaksanaan haji ini berjalan dengan baik dan lancar. Adapun kekurangan, ini akan menjadi bahan evaluasi kita kedepan,” singkat pria yang akrab dipanggil Aang Unang ini.

(ren/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan