Hukum & Kriminal KotaSUKABUMI

Tangkap Pembunuh Alumni IPB

Ditemui terpisah, paman korban, Gunalan membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah keponakannya. Ia menceritakan, keponakannya, Amelia pergi pada Sabtu (20/7) lalu, terakhir kali pamit kepada orang tua untuk melakukan registrasi melanjutkan kuliah S1 di Bogor.

“Betul itu keponakan saya. Amelia bertujuan ke Bogor untuk registrasi melanjutkan S1 di Universitas Djuanda. Sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan D3 di IPB dan bekerja di pabrik sepatu di Cianjur,” sebut Gunalan kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/7)

Gunalan juga mengatakan, keluarga kehilangan kontak pada Minggu (21/7) malam. Kabar terakhir Amelia sedang dalam perjalanan pulang dari Bogor menuju Cianjur. Sejumlah aplikasi pesan singkat dikirim ke nomor Amelia namun tidak direspons.

Mayat Perempuan Setengah Telanjang Terkapar di Cibeureum Sukabumi

“”Terakhir bilang sudah naik mobil umum tapi kosong dan dia bilang merasa takut, saat itu sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah memberi kabar itu kami kehilangan kontak,” ujar Gunalan.

Namun, Gunalan mengatakan tidak mendapat informasi jenis kendaraan yang saat itu ditumpangi keponakannya, tapi, dia menduga kendaraan itu jenis colt yang memang banyak didapati di jalur Bogor-Cianjur.

Keluarga mulai resah, Gunala kemudian inisiatif melacak keberadaan Amelia dengan menggunakan laptop keponakannya. Melalui alamat email laptopnya yang terhubung dengan ponselnya, posisi Amelia ditemukan berada di wilayah Sukabumi.

“Emailnya sama dengan handphone miliknya. Saya track jam terakhir ponsel itu aktif dia ada di sekitaran Sukabumi, sebelum di Sukaraja. Saya tanya ke orang tuanya ada teman atau enggak di Sukabumi, kata ibunya enggak ada. Lagipula enggak mungkin dia main ke Sukabumi apalagi malam-malam begitu, keponakan saya itu anak baik-baik saya mengenal karakternya,” kata Gunalan.

Karena belum juga mengetahui keberadaan Amelia, keluarga kemudian melaporkan hilangnya Amelia ke aparat kepolisian di Cianjur. Dan, esok harinya Gunalan mendapat sejumlah foto perempuan meninggal di Sukabumi yang ramai di media sosial.

“Saya ingin memastikan akhirnya berangkat ke Sukabumi, ternyata dari pakaiannya saja itu sudah identik. Sampai saya cek langsung ke rumah sakit dan memang benar itu keponakan saya,” kata Gunalan.

Pihak keluarga meminta, Polisi bisa segera mengungkap kasus pembunuhan ini dan mengganjar pelaku dengan hukuman seberat-beratnya. “Kami merasa sangat terpukul, semoga saja pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai apa yang mereka perbuat,” tandasnya. (upi/t)

Laman sebelumnya 1 2
Tags

Tinggalkan Balasan