KABUPATEN SUKABUMI

Ratusan Anjing Divaksin

CIKEMBAR, RADARSUKABUMI.com – Ratusan anjing di Kecamatan Cikembar disuntik vaksin anti rabies. Mengingat saat ini, Kecamatan Cikembar salah satu wilayah yang tingkat penyebaran virus rabiesnya cukup tinggi. Diharapkan dengan adanya penyuntikan ini, penyebarannya pun berkurang.
Pantauan Radar Sukabumi, tim vaksinasi yang terdiri dari dokter hewan dan Penyuluh Peternakan Lapangan (PPL) Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi ini menyasar satu persatu rumah warga yang berada di Kecamatan Cikembar.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Iwan Karmawan mengatakan, di wilayah Kecamatan Cikembar ini jumlah populasi anjing sangat tinggi setiap tahunnya, hingga mencapai 750 ekor. “Terlebih lagi, wilayah Kecamatan Cikembar ini, masuk pada zona merah terkait penyebaran virus rabiesnya,” jelas Iwan kepada Radar Sukabumi melalui telepon selularnya, kemarin (18/7).
Pemberian vaksinasi ini, sambung Iwan, sudah menjadi agenda tahunan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi. “Nanti setelah selesai melakukan VAR di wilayah Kecamatan Cikembar, akan kembali dilanjutkan ke kecamatam lainnya,” ujarnya.
Setelah divaksin, ujar Iwan, para pemilik anjing disarankan supaya tidak memandikan anjing selama satu pekan. Itu supaya masa pembentukan kekebalan tubuh pada anjing menjadi sempurna. “Vaksinasi ini perlu diberikan agar anjing tidak menularkan virus rabies,” tandasnya.
Iwan pun menginmbau kepada seluruh masyrakat yang memiliki anjing agar segera melaporkan kepada Dinas Peternakan untuk dilakukan vaksinasi. “Saya harapkan kerjasamanya di sini. Jadi bila warga memiliki hewan peliharaan tersebut, agar segera melaporkan kepada kami. Nanti, akan kami vaksinasi agar ketika menggigit tidak terkena virus rabies,” bebernya.
Sementara itu, Penjabat Sementara (PJs ) Kepala Desa Kertaraharja, Yunyun Zieni mengatakan, pihaknya mewakili pemerintah Desa Kertaraharja sangat mengapresiasi terhadap kinerja Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi yang sudah melakukan vaksinasi terhadap ratusan ekor anjing yang berada di Desa Kertaraharja. “Alhamdulillah seluruh anjing peliharaan yang ada di wilayah ini sudah di-VAR. Sehingga sekarang warga tidak terlalu cemas dalam penyebaran virus rabies melalui gigitan anjing peliharaannya,” pungkasnya. (Den/d)

Tinggalkan Balasan