Kecamatan CikoleKOTA SUKABUMIPemerintah Kota Sukabumi

Aplikasi Super Sepi Peminat

CIKOLE, RADARSUKABUMI.com – Pasca dilaunching pada Desember tahun lalu, aplikasi Sukabumi Participated Responder (SUPER) rupanya belum banyak digunakan masyarakat Kota Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi dan keluhannya.

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi, Gabriel Majid Sukarman. Dirinya mengakui, aspirasi dan pelaporan yang masuk ke aplikasi SUPER hanya tiga dalam satu hari. “Hasil evaluasi kami per satu semester ini, aplikasi Super memang belum banyak digunakan masyarakat Kota Sukabumi dalam menyampaikan aspirasi dan keluhannya,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, kemarin (15/7).

Namun begitu, aplikasi lain yakni E-lapor cukup memperlihatkan perkembangan yang baik. Pihanya pun terus melakukan evaluasi agar aplikasi Super tersebut bisa menajdi aplikasi utama yang digunakan masyarakat Kota Sukabumi. “Persoalan selama ini yang kami ketahui, karena Super ini berbasis aplikasi android sehingga terkadang masyarakat enggan untuk mengunduhnya, maslah kedua terkadang warga enggan untuk melakukan tahapan pengisian data diri,” terangnya.

Aplikasi Super, lanjutnya, kedepan bakal terus diperbaiki, salah satunya dengan memfilter Nomor Induk Kependudukan (NIK). Karena memang, selama ini tidak sedikit warga Kabupaten Sukabumi yang menyampaikan keluhan itu melalui Super. “Untuk sat ini kan belum ada filter siapa saja boleh unduh aplikasi itu dan bisa menyampaikan keluhannya, namun ternyata banyak juga warga Kabupaten yang menyampaikan keluhannya,” terangnya.

Dirinya berharap, warga Kota Suakbumi bisa menyampaikan keluhan dan aspirasinya melalaui Super. Karena memang, selain bisa dipertanggungjawabkan, juga keluhan dapat segera ditangani. “Kenapa warga harus menggunakan aplikasi Super, selain terintegrasi dengan semua unsur pemerintah, juga keluhan yang disampaikan dapat dengan segera ditangani,” pungkasnya.

 

(upi/d)

Tags

Tinggalkan Balasan