KABUPATEN SUKABUMI

Kades Cibolang Berkilah

GUNGUNGGURUH – Kepala Desa Cibolang, Pepen Supendi akhirnya angkat bicara soal warga Kampung Pasirbadak, RT 4/9, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh yang mempertanyakan Dana Desa (DD) untuk pembangunan infrastruktur.

Ia mengklaim, jalan yang dipersoalkan itu selama ini tidak pernah diusulkan oleh tokoh masyarakat pada saat Musyawaran Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). “Sebenarnya kami bukan tidak peduli untuk memperbaiki jalan itu, tetapi kita terkendala oleh biaya.

Warga Pasirbadak Pertanyakan DD

Terlebih lagi, tokoh masyarakat setempat tidak pernah mengusulkan perbaikan jalan itu pada Musrenbangdes. Sehingga jalan itu sampai saat ini belum pernah diperbaki,” jelas Pepen kepada Radar Sukabumi, kemarin (28/6).

Untuk itu, pihaknya berencana akan memprioritaskan jalan yang memiliki panjang sekitar satu kilometer dengan lebar 2,5 meter tersebut agar segera diperbaiki pada tahun 2020 mendatang. “Dalam pengalokasian anggaran ADD maupun DD itu, harus sesuai dengan peruntukannya. Salah satunya harus masuk dalam Musrenbang,” ujarnya.

Menurut Pepen, kerusakan jalan Pasirbadak ini disebabkan aktivitas kendaraan berat yang over kapasitas milik beberapa perusahaan yang berada di wilayah tersebut. Untuk itu, pada pekan mendatang ia berencana akan memanggil semua perusahaan agar duduk bersama dengan warga sekitar.

“Di wilayah Kampung Pasirbadak ini, terdapat perusahaan ayam dan dua perusahaan tambang galian C. Nanti akan kita panggil mereka agar pihak perusahaan peduli terhadap lingkungan, khsusunya pada infrastruktur,” tandasnya.

Pihaknya membenarkan, kondisi jalan Pasirbadak yang merupakan akses penghubung Desa Cibolang dengan Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh tersebut sudah belasan tahun belum pernah diperbaiki.

“Jalan ini sebenarnya banyak dimanfaatkan oleh warga Desa Kebonmanggu. Dari desa kami hanya 12 Kepala Keluarga yang menggunakan jalan itu,” timpalnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kampung Pasirbadak, RT 4/9, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh mempertanyakan Dana Desa (DD) untuk pembangunan infrastruktur. Karena ruas jalan desa yang tak jauh dari rumah warga belasan tahun tak kunjung juga diperbaiki. Dampaknya, aktivitas sehari-hari warga pun terganggu terlebih lagi bila hujan turun.

Adalah Wawan Maruf (62), warga setempat. Ia mempertanyakan ruas yang ada tak jauh dari rumahnya dan juga penghubung antara Desa Cibolang dengan Desa Kebonmanggu yang saat ini belum diperbaiki. Padahal sepengetahuannya,

Tags

Tinggalkan Balasan