Pondok Pesantren

IBS Alwasilah Lilhasanah Cetak Penghafal 30 Juz

PENDIDIKAN SUKABUMI – Islamic Boarding School (IBS) Alwasilah Lilhasanah, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi menggelar Haflah Akhirusannah (Kenaikan kelas,red) pada 25-26 Juni 2019 di lingkungan IBS Alwasilah Lilhasanah. Acara ini sekaligus mewisuda peserta didik yang tahfidz 30 juz.

Ketua Yayasan Alwasilah Lilhasanah Iis Suryati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun, dan tahun ini merupakan tahun kedua pihaknya menyelenggarakan Haflah Akhirusannah.

Meskipun MTs Alwasilah Lilhasanah baru berdiri dua tahun, dan baru memiliki kelas VII dan VII dengan jumlah total peserta didik mencapai 350 orang. Namun, pihaknya sangat bangga. Sebab, banyak peserta didik yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz.

“Alhamdulilah ada 13 orang yang sudah lulus, dan kita wisuda kemarin pas acara kenaikan kelas,” ucap Iis Suryati kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Menurutnya, IBS Alwasilah Lilhasanah merupakan lembaga yang memiliki sistem pendidikan terpadu antara Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan pondok pesantren. Oleh karena itu para santri diwajibkan mengenyam pendidikan sekolah dan pendidikan pondok pesantren, adapun diantara kelebihannya adalah pembelajaran kitab kuning dan tahfidz.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Dewan Pembina Yayasan Alwasilah Lilhasanah, MU Sobandie. Menurutnya, IBS Alwasilah Lilhasanah merupakan sekolah yang memadukan antara sekolah MTs dengan pondok pesantren yang fokus pada pendidikan akhlak, ilmu pengetahuan dan teknologi, tahfidz dan kitab kuning.

“Sebetulnya untuk acara kita tiga hari, hari pertama itu kita isi dengan kegiatan penampilan peserta didik dan pada acara kedua itu acara inti yaitu acara prosesi wisuda santri yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz, dan sebetulnya dilanjutkan besok pembagian raport sekaligus penjemputan peserta didik oleh orang tua wali santri dan setelah itu peserta didik diliburkan. Tetapi intinya itu di hari pertama dan kedua,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, acara yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut ini dibuka langsung oleh Erwan Hermawan selaku Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan betapa pentingnya keberadaan pendidikan agama dan keagamaan yang berada di bawah naungan Kemenag bagi masyarakat.

Terlebih dengan hadirnya IBS Alwasilah Lilhasanah diharapkan bukan hanya mampu mengakomodir keinginan masyarakat sekitar, tapi juga mampu menjawab tantangan dunia usaha, dan dunia industri secara nasional dan global.

“Yang terpenting adalah bagaimana pesantren modern mampu menjadi pioner penanaman pendidikan keagamaan, dan pendidikan karakter bagi generasi muda anak bangsa dalam menangkal dampak negatif arus globalisasi yang tidak sesuai dengan norma dan budaya bangsa Indonesia hari ini dan di masa yang akan datang,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Camat Warungkiara, para muspika dan muspida Kecamatan Warungkiara beserta tamu undangan lain. (wdy)

Tags

Tinggalkan Balasan