Dinas KesehatanEKONOMIinformasi sukabumiInfrastrukturJAWA BARATKABUPATEN SUKABUMIPemkab Sukabumi

Kemarau, DKP3 Sediakan Alat Pompa

LEMBURSITU,RADARSUKABUMI— Sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi lahan pertanian yang mengalami kekeringan akibat kemarau, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi sudah menyediakan sejumlah alternatif, salah satunya pengadaan alat pompa.

“Kami sudah menyiapkan alat pompa jika petani membutuhkan,” ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi, kemarin (17/6).

Kendati sudah memasuki musim kemarau, hingga saat ini DKP3 belum mendapatkan laporan wilayah terdampak atau terancam kekeringan.

Diakui Kardina, saat ini petugas terus melakukan pemantauan ke sejumlah titik yang dianggap rawan kekeringan pada musim kemaraau.

Adapun wilayah tersebut diantaranya, Kecamatan Cikole, Lembursitu, Baros, dan Warudoyong.

Dari empat kecamatan tersebut wilayah yang paling banyak terdampak kekeringan adalah Warudoyong.

“Petugas di lapangan akan terus memantau, jika ada keluhan dari petani terkait dampak kekeringan dan memberikan laporan, maka petugas di lapangan dapat segera melakukan penanganan,” aku Kardina.

Di sisi lain, Kardina menerangkan, lahan petani kekeringan yang mengalami gagal panen akan mendapatkan penggantian. Syaratnya lahan tersebut sudah ikut program asurasi yakni asuransi usaha tani padi (AUTP).

Sementara, terkait lahan pertanian di Kota Sukabumi sebagian besar bukan merupakan sawah tadah hujan.

Sehingga, areal pertanian di Sukabumi meskipun di musim kemarau lalu masih bisa menanam karena tersedia air.

Jenis tanamannya tersebut padi dan tanaman palawija.

Ia mencontohkan pada musim kemarau tahun lalu hanya berdampak pada sekitar lahan dua hektare dan tidak berdampak besar pada target produksi padi.

Data DKP3 Kota Sukabumi menyebutkan, total lahan pertanian di Kota Sukabumi mencapai 1.484 hektare.

Sementara, luasan lahan pangan peryanian berkelanjutan di Sukabumi mencapai 321 hektare.

Ratusan hektare lahan tersebut merupakan milik Pemkot Sukabumi dan sebagian lainnya milik warga.

(upi/t)

Tinggalkan Balasan