PERSIBSEPAKBOLA

Mencari Peruntungan

Persib B menggelar seleksi pemain untuk kompetisi Liga 2 2019. Di antara pemain yang mengikuti seleksi adalah mantan pemain timnas Indonesia Saktiawan Sinaga.Sakti mengaku menerima ajakan pelatih Persib B, Liestiadi, untuk mengikuti seleksi. Tanpa pikir panjang, Sakti datang ke Bandung dan mengikuti seleksi sejak hari Minggu (9/6) lalu. “Saya senang bergabung dan mencoba seleksi di Persib B. Mungkin beliau (Liestiadi) melihat saya seleksi di PSMS dan mencoba kesempatan saya untuk mencoba di Persib B ini,” kata Sakti di Lapangan Sabuga, Kota Bandung, belum lama ini.

Sakti sempat mencoba seleksi dengan PSMS Medan pada beberapa waktu lalu. Meski lolos seleksi, Sakti nyatanya lebih memilih untuk mundur. Kemudian, dia mencoba peruntungan di Persib B.

Dia mengakui membawa motivasi pribadi untuk bisa lolos dari seleksi Persib B. Dia ingin menunjukkan bahwa Saktiawan masih bisa bersaing di sepak bola Indonesia. “Karena kita tahu selama tiga tahun saya vakum dan tahun lalu baru bermain lagi untuk Persiwa Wamena di Liga 2, walaupun lima pertandingan saya mengundurkan diri,” katanya.

Sakti siap kembali lagi ke sepak bola profesional meski vakum lebih dari tiga tahun. Dia siap menjawab tantangan untuk bisa membela Persib B. “Untuk kondisi fisik pribadi saya, 100 persen saya siap, tidak ada masalah, walaupun saya pernah cedera setidaknya saya siap untuk Persib B,” kata dia.

Sementara itu Pelatih Persib B, Liestiadi, mengatakan timnya saat ini fokus tengah membentuk tim yang ideal. Pelatih 50 tahun itu mengakui bila persiapan Persib B menghadapi Liga 2 terbilang serba mepet. Sebab kompetisi akan dimulai tak lebih dari sebulan lagi.

Liestiadi memaparkan bila tim pelatih harus kerja keras untuk membentuk tim yang ideal dalam masa persiapan menghadapi kompetisi. Oleh karena itu, tim pelatih saat ini harus bisa melakukan pembentukan tim sekaligus menanamkan karakter bermain kepada pemain. “Kita persiapan sangat mepet hanya 12 hari,dari 12 hari itu kami kerjanya borongan. Harus seleksi pemain, pembentukan tim, termasuk karakter bermain, dan jumlah pemain untuk Liga 2 ini maksimal 24 pemain,” katanya.

“Dan saya lihat juga kinerja dan support manajemen. Walau kita persiapan hanya dua minggu dan dadakan, tapi manajemen sangat antusias. Jadi kinerja saya sedikit terbantu dengan akomodir dari pihak manajamen,” terang Liestiadi.

Persib B merupatan tim aliansi dari Persib Bandung yang merupakan kontestan Liga 1. Sebagai tim satelit, Persib B tidak bisa promosi ke Liga 1 selama Persib masih berada di divisi teratas kompetisi sepak bola Indonesia itu. Namun tidak menutup kemungkinan bagi Persib B terdegradasi ke Liga 3 bila performa mereka di Liga 2 2019 tidak memuaskan.

Oleh karena itu, Liestiadi menyampaikan bila manajemen tidak mematok target tinggi terhadap pencapaian Persib B di Liga 2 2019. Sebab tujuan dari pembentukan Persib B tak lain sebagai sarana pembinaan pesepakbola muda potensial yang ditelurkan akademi Persib. “Target untuk sementara tidak muluk-muluk kami ingin bertahan di Liga 2. Tapi karena saya dikasih kesempatan saya harus bertanggung jawab bagaimana dalam dua pemain ini akan saya maksimalkan untuk membentuk tim sekaligus seleksi bagaimana tim kami ini bisa bertahan atau survive di liga 2,” tegasnya.

(pra)

Tags

Tinggalkan Balasan