RS Betha Medika

Gangguan Kesehatan yang Sering Terjadi Saat Mudik

Oleh : Dr. Lusiana
Kepala Bidang Penunjang Medis RS Betha Medika

Secara spesifik, dua jenis orang yang rentan sakit setelah makan makanan lebaran secara berlebihan adalah orang lanjut usia yang mana memiliki metabolisme yang lebih lambat dari orang dewasa muda. Secara fisik juga lebih rentan sakit dan anak-anak juga gampang sakit karena pola makan mereka di saat Lebaran seringkali tidak diatur. Anak cenderung tergoda makan apa saja, terutama camilan atau snack. Pada akhirnya, selama lebaran anak justru makan makanan yang tidak bagus.
Selain itu penyakit yang sering menyerang saat mudik lebaran, adalah :

  1. Infeksi saluran pernapasan
    Saat mudik kita akan sering berada di luar ruangan dengan udara yang panas dan lembap. Saat udara panas, debu mudah sekali terbang membawa kotoran, virus, dan bibit penyakit lain yang bisa menyebabkan gangguan seperti batuk, pilek, dan penyakit pernapasan lainnya. Untuk menyiasati kondisi mudik yang seperti ini ada baiknya Anda selalu menggunakan masker. Menggunakan kendaraan umum jenis apa pun usahakan membawa masker.
  2. Penyakit yang kambuh
    Salah satu syarat penting yang harus Anda lakukan sebelum memutuskan untuk mudik adalah membawa obat-obatan pribadi. Dengan membawa obat ini Anda tidak akan khawatir kalau penyakit yang Anda miliki kambuh akibat kondisi mudik yang sangat ramai dan penuh sesak. Usahakan untuk memilih alat transportasi yang lebih nyaman dan cepat. Selanjutnya pastikan saat akan berangkat tubuh ada dalam kondisi yang prima.
  3. Infeksi saluran pencernaan
    Saat sedang mudik kita jarang sekali memperhatikan apa yang sedang kita makan dan minum. Kita cenderung membeli apa saja yang ditemui tanpa berpikir terlebih dahulu apakah itu bisa dimakan atau tidak. Usahakan untuk membawa perbekalan dari rumah. Anda tidak perlu membawa aneh-aneh, cukup air mineral, beberapa butir kurma, dan kue kering untuk teman selama perjalanan.
  4. Mabuk darat dan gangguan lainnya
    Gangguan itu berupa mabuk darat yang cukup mengganggu. Kalau kondisi tubuh sedang tidak fit, Anda akan mengalami mual, pusing, hingga muntah berkali-kali selama perjalanan. Kondisi di atas akan semakin parah kalau Anda juga mengalami masuk angin dan perut menjadi kembung. Untuk mengatasi kondisi ini usahakan untuk tidak berangkat dalam kondisi lapar. Selalu buat tubuh nyaman dan minum obat anti mabuk kalau Anda sering mengalaminya.
  5. Nyeri Sendi
    Keluhan nyeri sendi biasanya pemudik baru rasakan setibanya di kampung halaman. Rasa pegal ini disebabkan oleh waktu berjam-jam yang pemudik habiskan untuk duduk di kendaraan. Demi meminimalisasi dampak perjalanan mudik yang satu ini, carilah posisi duduk yang memungkinkan Kamu untuk duduk dengan santai dan nyaman. Luangkan waktu untuk beristirahat sejenak di rest area. Kamu tidak hanya bisa melakukan peregangan, melainkan juga bisa menghirup udara segar.
  6. Maag
    Untuk mencegah terkena maag saat mudik, jagalah pola makan. Jangan sampai makan telat meskipun sedang dalam perjalanan. Bila Kamu sedang berpuasa saat berangkat mudik, jagalah agar makan dan minum secukupnya saat waktu sahur dan berbuka puasa. Jauhi makanan dan minuman pencetus maag. Contohnya minuman soda, makanan asam, juga makanan pedas.
  7. Hipertensi
    Jarak tempuh yang jauh bisa memicu stres yang akhirnya menyebabkan hipertensi dan kelelahan. Untuk mencegah hipertensi, penting untuk mengurangi konsumsi garam dan kafein serta berolahraga rutin. Pilihlah camilan yang lebih sehat yang dapat dimakan saat perjalanan, misalnya buah-buahan segar.
    Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk share Artikel ini kepada kerabat dan keluarga dirumah yaaa, Salam semakin sehat dari kami, keluarga besar RS Betha Medika.
Tags

Tinggalkan Balasan