Pemerintah Kota Sukabumi

Gawat! Stok Darah PMI Kota Sukabumi hanya Cukup 3 Hari

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Stok darah yang ada di UTD PMI Kota Sukabumi rupanya hanya bisa mencukupi kebutuhan darah tiga sampai empat hari kedepan. Kurangnya jumlah pendonor pada ramadan, menajdi salah satu penyebab minimnya persediaan yang ada.

Kepada Radar Sukabumi, Wakil Kepala UTD PMI Kota Sukabumi, Feri Febriana mengungkapkan, persedian darah yang ada di UTD PMI Kota Sukabumi saat ini berjumlah 94 kantung. Dengan rincian, golongan B 59 kantung, A 10, O 24 dan darah darah golongan AB kosong. “Persedian darah terakhir, yang ada di UTD PMI Kota Sukabumi sekitar 94 kantung. Yang tidak ada sama sekali itu darah golongan AB,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi saat ditemui di UTD PMI Kota Sukabumi, Jumat (24/5).

Kendati jumlah pendonor cukup dratis berkurang pada ramadan ini, lanjut Feri, pada akhir pekan antara Sabtu sampai Minggu pendonor tetap berdatangan walaupun jumlahnya tidak seperti bulan-bulan biasanya. “Sabtu sampai Minggu itu selalu ada pendonor, namun memang jumlahnya berbeda dibanding bulan biasanya,” ujarnya.

Dalam satu bulan, persediaan darah di UTD PMI Kota Sukabumi rata-rata 1600 sampai 1800 kantung. Sedangkan pada Ramdan ini paling terkumpul 1200 kantung darah yang dihasilkan dari pendonor yang datang dan dijaring dari berbagai program. “Kami (UTD PMI Kota Sukabumi, red) terus melakukan berbagai program sehinga persedian darah tetap ada, itu pun kami terus berinovasi melalui program-program dilapangan, dalam waktu yang dekat pun kita terus lakukan kegiatan,” terangnya.

Melihat persediaan yang ada, sebut Feri, jumlah yang ada tidak akan mencukupi hingga Idul Fitri mendatang. Namun begitu, UTD PMI Kota Sukabumi cukup optimis dengan program-program yang terus digulirkannya. “Ya jelas, kalau dilihat dari persedian saat ini tidak akan cukup. Semoga saja, melalui berbagai program persedian darah terus bertambah. Biasanya, yang paling banyak kebutuhan itu pasca Idul Fitri,” pungkasnya.

(upi/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan