Kecamatan CikoleKOTA SUKABUMIPERBANKAN

Pemahaman Investasi Saham Syariah Minin

CIKOLE,RADARSUKABUMI.com- Pemerintah Kota Sukabumi memberikan apresiasi kegiatan seminar saham syariah yang digelar komunitas Investor Saham Pemula (ISP).

Lantaran, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang awam tentang investasi saham khususnya syariah.

Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami mengungkapkan, kegiatan ini salah satu hal yang baru dan terobosan dalam pemberdayaan ekonomi syariah sehingga harus diberikan apresiasi.

“Pemahaman masyarat tengah investasi saham syariah memang masih cukup minin, maka dari itu kegiatan ini cukup bagus untuk pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya belum lama ini.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi tentang saham, masyarakat mulai tertarik dan paham mengenai ahal tersebut.

Apalagi bila dibandingkan dengan negara lain Indonesia tertinggal dalam hal pemahaman saham syariah.

“Mudah-mudahan banyak perusahaan syariah memberikan informasi investasi.

Dalam artian investasi bukan hanya sektor real melainkan dalam pergerakan saham pun cukup menguntungkan,” terangnya.

Dalam seminar saham syariah ini ungkap Andri, nantinya disampaikan kepada mereka saham apa yang aman dan untuk pemula.

Selain itu diberikan pandangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai saham.

“Pengenalan saham syariah ini sejalan dengan visi misi Pemkot Sukabumi yakni religius, nyaman dan sejahtera (Renyah).

Di mana pemkot tengah menggulirkan prigram Sukabumi Mart (S-Mart) yang komposisi sahamnya 70 persen masyarakat dan 30 persen dari BUMD,” tutupnya.

Ketua ISP Regional Sukabumi, Asep Bagus menerangkan, seminar tersebut digelar untuk memberikan sosialisasi kepada warga bahwa saham itu tidak riba dan ada fatwa MUI.

Selain itu masyarakat masih awam mengenai saham dan menganggap riba atau judi.

“Seminar ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa saham syariah ini halal dan legal.

Sehingga targetnya para pemuda bisa memanfaatkan peluang saham syariah dengan menggunakan gadget yang setiap hari dipegang untuk hal bermanfaat,” pungkasnya.

(upi/d)

Tinggalkan Balasan