Pileg JabarSUKABUMI

DPRD Jabar, Munculkan Lima Wajah Baru Dapil V

POLITIK SUKABUMI – Komposisi Calon Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil V Kota dan Kabupaten Sukabumi nampaknya bakal berubah. Hal ini menyusul, ada empat pendatang baru yang meramaikan legislatif di Jabar.

Kelimanya yakni pendatang baru dari PKB, Hasim Adnan yang meraih suara 17.615. Kemudian ada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, M Jaenudin yang berhasil menggeser petahana dari internal partainya yakni Iwan Kustiawan.

Berikutnya ada Ketua DPC Demokrat Kabupaten Sukabumi Hendar Darsono. Dilanjut dari Partai Gerindra Sopyan dan Desi Susilawati dari Partai Amanat Nasional (Lengkapnya di Grafis). Hadirnya para Caleg baru ini, berhasil menggeser dua incumbent yakni dari partai PDI Perjuangan, Iwan Kustiawan, dan PPP, Yusuf Puad.

Sementara, alokasi kursi di dapil V sendiri memang bertambah sebanyak tiga kursi. Dari sebelumnya lima kursi, menjadi delapan kursi. Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU Provinsi, alokasi 8 kursi DPRD Provinsi diisi oleh Gerindra, Lina Rulinawati dan A Sopian, PKS Abdul Muiz, PDI Perjuangan Muhamad Jaenudin, PAN Desi Susilawati, Golkar Phinera Wijaya, Demokrat Hendar Darsono dan PKB diwakili oleh Hasim Adnan.

Menangapi hal tersebut Caleg DPRD Provinsi dari partai Gerindra, Lina Rulinawati mengaku kemenangan partai Gerindra di Jabar terutama menempatkan dua calegnya di Dapil V tidak dipungkiri imbas dari suasana atau efek Pilpres. Dimana, sosok Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto cukup kuat sebagai calon Presiden.

“Pada dasarnya kita sebagai kader tujuan utamanya berjuang untuk memenangkan Prabowo sebagai Presiden tidak hanya menjual diri sendiri di masyarakat. Imbasnya, kaya bola salju, Gerindra semakin besar juga suaranya. Makanya kita bertambah,” ujar Lina.

Begitupun tak terlepas perjuangan para Caleg dan kader partai Gerindra. Dimana, mereka turun ke lapisan masyarakat untuk kemenangan Prabowo menjadi Presiden ketimbang muatan pribadi.

“Karena terus terang saja, kami sebagai kader luar biasa. Jangankan kami sebagai kader, masyarakat secara umum menginginkan Prabowo presiden,” ungkapnya.

Diakuinya dengan adanya keterwakilan dua kursi di DPRD Provinsi Jabar ini, akan memberikan kekuatan untuk menjaring dan menyerap aspirasi masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi. Sehinnga, kebutuhan masyarakat Sukabumi dari anggaran provinsi bisa terbagi secara menyeluruh.

“Kalau sendiri beban lebih berat. Ketika banyak anggota dewan, akan lebigh fokus dan masing-masing bisa membagi wilayah. Mana harus yang diembang oleh si A dan si B. Kemarin saja kalau saya sendiri sebanyak 47 kecamatan kabupaten dan 7 kecamatan di kota, tidak tercover semua. Terkesan kita ini tidak ada,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar ini mengaku kedepannya mudah-mudahan dengan bertambah anggota DPRD Provinsi untuk Sukabumi, bisa membangun Sukabumi lebih baik lagi.

Sementara terkait dirinya menang untuk ketiga kalinya, Lina mengaku mungkin masyarakat masih mempercayai dirinya mewakili masyarakat Sukabumi.

“Saya sih kerja tidak neko-neko, tidak main-main proyek, cuman menjalankan 3 tupoksi yang melekat di DPRD. Mungkin masyarakat melihat saya ini tidak korup dan neko-neko, sehingga ketika ada Pileg ini masayrakat tidak sungkan untuk memilih saya lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, calon anggota DPRD Provinsi Jabar dari PKB Hasim Adnan mengaku beryukur dirinya bisa mewakili masyarakat Sukabumi untuk duduk di kursi dewan. Apalagi, keterwakilannya di DPRD Provinsi dari PKB merupakan sejarah baru partai besutan Muhaimin Iskandar ini.

“Ya alhmadulillah saya bersyukur kepada Allah SWT atas terpilihnya saya. Ini adalah anugerah dari yang maha kuasa, sekaligus amanah yang harus saya emban dari masyarakat Sukabumi. Bagi saya, kemenangan ini bukan milik pribadi melainkan kemenangan tim yang sudah berjuang untuk kemenangan saya dan PKB,” akunya.

Ia juga tak memungkiri, tantangan terberat baru saja akan dimulai. Karana, ada banyak ekspektasi mayarakat ketika memilih wakilnya untuk duduk di DPRD Provinsi. Tapi, dirinya mengaku itu merupakan tantangan yang harus di jawab.

“Tugas dewan tidak mudah, tapi itu menjadi tantangan tersendiri buat saya. Karena bagaimanapun, kemenangan ini merupakan kemenangan masyarakat dan tentunya ada kekuatan doa didalamnya,” lanjutnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami mengaku untuk pleno di tingkat KPU Jawa Barat tidak ada perubahan suara. Artinya, apa yang dilakukan oleh KPU Kota Sukabumi berjalan lancar. “Iya alhamdulillah hasilnya sudah selesai, diterima oleh semua pihak dan sudah di ketuk oleh Provinsi Jabar,” ungkapnya.

Untuk penepatan Anggota DPRD Provinsi Jabar, itu nanti ditetapkan oleh KPU Provinsi Jabar. Pihak KPU Kota Sukabumi hanya menyampaikan hasilnya saja. “Ya berjenjang, DPRD Kota oleh KPU kota, DPRD provinsi oleh KPU provinsi dan DPR RI oleh KPU pusat,” pungkasnya. (bal)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *