Hukum & Kriminal KabSUKABUMI

212 Mart Sukabumi Disatroni Sekelompok Maling Saat Sahur

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Sebuah mini market bernama 212 Mart yang terletak di Disen, Jalan Raya Cigayung, Sukamanah, Cisaat, Kabupaten Sukabumi dibobol oleh sekelompok pencuri pada Selasa (7/5/2019) sekira pukul 03.00 WIB atau saat sahur. Informasi ini diketahui dari pesan berantai yang viral di media sosial WhatsApp Messenger.

Hal ini pun dibenarkan oleh Ketua 212 Mart Sukabumi, H Dede Supriatna. Kepada Radarsukabumi.com, Dede mengatakan bahwa informasi pesan berantai tersebut benar adanya.

“Iya informasi tersebut benar,” kata Dede kepada Radarsukabumi.com, Selasa (7/5/2019).

Dijelaskan kronologi pencurian tersebut terjadi pada Selasa (7/5/2019) dini hari sekitar pukul 03.00 – 03.20 WIB. Berdasarkan rekaman kamera CCTV, sebuah mobil dengan nomor plat B 2722 KMJ berwarna hitam melaju dari arah Cisaat ke Kota Sukabumi.

Kemudian di depan Gedung Disen, mobil tersebut berbalik arah. “Diduga melihat ada 212 Mart Sukabumi yang menjadi target para pelaku,” kata Dede.

Kemudian, lanjut Dede, salah satu orang menggunakan jaket hoodie turun untuk membuka rantai dan gembok pemabatas parkir. Setelah dipastikan kondisi aman, mobil diparkirkan di depan toko.

“Setelah turun, kamera CCTV di bagian luar dipaksa diarahkan ke arah tembok agar tidak bisa merekam kegiatan mereka. Kemudian disusul oleh mematikan KWH meter,” ungkap Dede.

“Dari rekaman kamera CCTV para pelaku berjumlah 5 orang dan masih berusia remaja,” sambungnya.

Setelah itu, imbuh dia, folding gate yang terkunci dan digembok pun dibobol. Kemudian, pintu luar dan dalam juga dirusak oleh para pelaku.

“Diduga juga sebelumnya alarm toko diputus karena tidak bunyi. Walaupun CCTV bisa mereka karena menggunakan UPS,” papar Dede.

Di dalam toko, para pelaku pun mengambil sejumlah barang di antaranya berankas beserta isinya, produk susu bayi, kosmetk, TV led untuk hadiah dan barang-barang lainnya.

“Bahkan sebelum kerema kabur, para pencuri sempat buang air kecil di toko dan buang air besar di parkiran,” ujarnya.

Laporan ini pun telah dilaporkan pihaknya ke Polsek Cisaat pada pagi hari. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp 80 juta.

“Kami belum bisa menyimpulkan motif pelaku, namun kami sangat berharap agar kasus ini segera dituntaskan oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.

(izo)

Tags

Tinggalkan Balasan