PILGUB JABARSUKABUMI

Bawaslu Jabar: Penyelenggara Harus Bisa Atur Ritme

SUKABUMI,RADARSUKABUMI.com— Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Lolly Suhenti meminta kepada seluruh penyelenggara pemilu yang ada di Kabupaten Sukabumi baik itu, Komisioner KPU, Bawaslu hingga PPK dan Panwascam untuk bisa mengatur ritme bekerja dalam proses rekapitulasi.

Hal itu disamapaikan mengingat beberapa komisioner KPU dan Bawaslu serta beberapa panwascam jatuh sakit.

Diketahui ada dua Komisioner KPU atas Nama Budi Ardiansyah dan Hamdam Safari yang harus menjalani perawatan medis di RSUD Palabuhanratu akibat badannya ngdrop saat mengikuti pelaksaan pleno terbuka.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Hariyanto ikut jatuh sakit setelah seharian berada di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Ia setelah melihat Ketua Bawaslu dan dua komisioner KPU jatuh sakit hingga harus mendapatkan perawatan, kami menghimbau kepada penyelanggara untuk bisa mengatur ritme kerja.

Ya memang proses rekapitulasi butuh ketepatan, jadi harus membutuhkan kondisi prima, karena itu bagi teman-teman, agar bisa mengatur ritme agar tidak menumpuk pada satu orang, “jelas Lolly kepada koran ini, (30/4) malam kemarin.

Dirinya menjelaskan bahwa para penyelagara bisa mengatur waktu, misal di Panwascam ada tiga komisioner yang bekerja.

Maka bisa bergantian jangan semuanya mengikuti proses rekapitulasi.

Jangan sampai para penyelenggara tenaganya terus diporsil.

“Dengan kejadian ini menjadi warning, agar para penyelenggara memperhatikan beban kerja dan harusnya tidak melanggar hak tubuh, “cetusnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu dan Dua Komisioner KPU Jatuh Sakit
,
 Budi Ardiansyah terpaksa harus dibawa ke rumah sakit pada hari kedua rapat pleno, Selasa (30/4/2019) malam, sedangkan Hamdan jatuh pingsan di tengah pelaksanaan rapat pleno hari ketiga, Rabu (1/5/2019).
 

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Hariyanto.

Badannya tiba-tiba ngdrop pada pelaksaan hari kedua pleno terbuka dan kondisinya sudah berangsur-angsur membaik, Rabu (1/5/2019).

(hnd)

Tinggalkan Balasan