FeaturedKOTA SUKABUMI

Kisah Julian Bocah Kuli Panggul, Pemulung dan Tukang Parkir

Rela Putus Sekolah Demi Menghidupi Keluarga

Bagi kebanyakan orang, masa kanak-kanak merupakan masa yang paling bahagia dan menyenangkan. Namun, tidak bagi Julian (12), bocah asal Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Setiap harinya, anak laki-laki yang telah putus sekolah ini harus banting tulang demi menghidupi keluarganya dengan menjadi pemulung, tukang parkir hingga kuli panggul disekitar Jalan A Yani Kota Sukabumi.

Laporan Lupi Pajar Hermawan, Radar Sukabumi

Profesi pemulung, tukang parkir dan kuli panggul memang lazimnya dilakukan oleh pria dewasa. Tapi, berbeda dengan Julian (12), bocah asal Desa Munjul, Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini terpaksa meneruskan pekerjaan ayahnya selepas meninggal dunia pada Desember tahun lalu dilokasi pekerjaan karena mengidap penyakit. Bahkan, bocah yang biasa mangkal di Jalan A Yani Kota Sukabumi ini harus putus sekolah demi menapkahi keluarganya.

Tidak hanya itu, bocah yang ditemukan anggota Polres Sukabumi Kota tertidur di emperan mini market ini harus rela melepas masa sekolah dan masa kanak-kanaknya. Tidur dan makan yang tidak menentu, harus dialami bocah ini demi mengumpulkan uang Rp 30 ribu dalam sehari.

Uang yang dikumpulkan sehari-harinya itu, diberikan kepada ibu nya untuk bekal hidup adik dan kakaknya di Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Terkadang, dalam seminggu Julian bisa mengumpulkan uang sebanyak Rp 100 sampai Rp 200 ribu.

Kisah Julian menggerakan hati AKP Ana Setiana Dewi. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tentang keberadaan Julian yang kerap tidur di emperan mini market di Jalan Sudirman itu. Julian langsung dibawa ke Mako polres Sukabumi Kota.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan