Infrastruktur

13 KM Jalan Cijangkar Rusak Parah

NYALINDUNG — Akses jalan ke tiga Desa di Kecamatan Nyalindung mengalami kerusakan yang cukup parah. Kerusakan tersebut sepanjang 13 KM yang melintas di Desa Cijangkar, Bojongkalong dan Sukamaju.

Kondisi tersebut, membuat warga setempat gerah. Terlihat badan jalan yang bersatus jalan Kabupaten Sukabumi ini, rusak parah dan berlubang.

Saat hujan datang, selain dipenuhi, lumpur jalan tersebut juga penuh dengan kubangan air. Sehingga tak ayal jika banyak pengendara lalu lintas yang terjatuh akibat menginjak jalan berlubang.

Seorang warga Kampung Tanggeng, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Asep Sapul Rohman (36) mengatakan, kondisi jalan raya yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Nyalindung, sampai saat ini masih rusak berat.

Akibatnya, aktivitas warga di kawasan ini terganggu karena rawan terjadi kecelakaan.

“Jalan yang rusak parah itu menghubungkan empat desa yang ada di Kecamatan Nyalindung. Yakni, Desa Cijangkar, Bojongkalong dan Desa Sukamaju,” jelas Asep kepada radarsukabumi, kemarin (4/5).

Selama ini warga berinisiatif sendiri untuk memperbaiki jalan agar bisa dilewati kendaraan roda empat. “Jika panen raya, warga menutup sendiri jalan-jalan berlubang agar truk pengangkut hasil panen bisa lewat. Kalau dibiarkan gak bakalan bisa lewat,” timpalnya.

Hal serupa dikatakan, Bustomi (46) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung. Menurutnya, warga Desa Sukamju merasa pemerintah Kabupaten Sukabumi masih belum peka terhadap keluhan yang disampaikan warganya.

Sehingga akibat dari rusaknya jalan itu, tidak sedikit para pengendara roda dua mengalami kecelakaan saat melintas jalan tersebut, terlebih dimusim hujan seperti ini.

“Untuk itu, kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan raya ini. Apabila tidak secepatnya diperbaiki, dapat mengancam keselamatan lalu lintas.

Apalagi kalau musim hujan seperti saat ini, kasihan ibu-ibu hamil yang akan melahirkan di Puskesmas. Jalannya parah banget, padahal sejumlah desa di Kecamatan Nyalidung pasti ke Puskesmas bila akan melahirkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Aas Suganda menjelaskan, pemerintah Desa Sukamaju sudah berupaya maksimal untuk menyampaikan aspirasi warganya kepada pemerintah daerah melalui Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum Kabupten Sukabumi.

Namun, sampai saat ini persoalan terkait jalan rusak tersebut belum mendapatkan respon yang jelas.

“Saya sudah laporkan perihal kondisi jalan rusak ini pada pemerintah. Namun, tidak tahu kenapa hingga saat ini aspirasi warga belum mendapatkan respon yang jelas,” katanya.

Untuk itu, warga berharap pemerintah punya perhatian khusus untuk melakukan perbaikan jalan, agar tidak ada lagi korban kecelakaan karena menghindari jalan berlubang.

“Jalan yang melintasi empat desa ini, sebenarnya memiliki panjang sekitar 15 kilometer. Namun, kondisi yang rusak parahnya sekitar 13 kilometer. Saya berharap pemerintah dapat segera memperbaiki infrastuktur disini,” pungkasnya. (den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan