Pemkab Sukabumi

2019 Pemantapan Wisata Geo Park

KECAMATAN CIRACAP, KABUPATEN SUKABUMI

Program yang akan dicanangkan Pemerintah Kecamatan Ciracap pada 2019 menurut Camat Ciracap, Asep Mulyani, S.IP, MM adalah pemantapan wisata Geo Park Ciletuh Palabuhanratu. Begitu program lain yang juga diharapakan terealisasi pada 2019, seperti penataan lapang sepak bola, pembangunan lapang voli, SAB, penggilingan padi, dan tanam jagung serempak.

Laporan Didiet Rahma Aditya

Sejumlah langkah dilakukan pihak Kecamatan Ciracap sebagai ajang mempromosikan pemantapan wisata Geo Park kepada masyarakat. Sekadar diketahi pemantapan pengenalan wisata Geo Park Ciletuh Palabuhanratu merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dari sektor pariwisata.

Promosinya terus digencarkan pihak Kecamatan Ciracap pada 2019. Wisata Geo Park Ciletuh Palabuahratu ini disosialiasikan pihak kecamatansaat moment-moment pertemuan dengan masyarakat.

Pada 2019, pihaknya juga terus menerapkan visi misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab Sukabumi) seperti visi Relijius dengan menerapkan Peraturan Bupati (Perbup) 35 seperti menggelorakan infak shodaqoh di masyarakat.

Termasuk di dalamnya menggerakan pelaksanaan shalat Shubuh berjamaah dengan masyarakat dan Jum’at Keliling (Jumling) yang merupakan aplikasi visi Relijius.

Kemudian, pada 2019 pihaknya juga merancang dan ingin melakukan program Penataan Lapang Sepak Bola di Desa Cikangkung dan Ujung Genteng. Begitu juga merencanakan pembangunan lapang voli, dan di 2019 juga ingin mewujudkan pengaspalan Jalan Lingkar Kabupaten di Desa Ciracap.

Pada 2019 juga diharapkan bisa membangun Sarana Air Bersih (SAB) di Desa Purwasedar dan Pasir Panjang. Untuk SAB di Desa Purwasedar sumber airnya dari bendung Desa Purwasedar.

Manfaatnya untuk membantu sebanyak sekitar 50 KK dengan cara pemasangan dua paralon. Fungsi dua paralon tersebut, satu paralon untuk MCK warga, satu lagi, imbuh camat, untuk pertanian. Sedangkan SAB di Desa Pasir Panjang, sambungnya, dengan cara pemasangan jetpam pada sumur warga yang fungsinya sebagian untuk MCK warga sebagiannya lagi untuk kebutuhan masjid.

Pada 2019 juga diharapkan juga dapat mewujudkan pembangunan untuk penggilingan padi di Desa Pangumbahan. Camat menerangkan penggilingan padi di Desa Pangumbahan diharapkan dapat terwujud hal ini untuk menanggulangi kebutuhan pangan se-Kecamatan Ciracap termasuk pembenihan padi sinur yang merupakan hasil kesepakatan dari enam kepala desa selain dari desa yang memperoleh program SAB.

Asep juga menyampaikan pada 2019 diharapkan bisa melakukan penanaman jagung secara serempak di atas tanah 100 Ha di Desa Purwasedar.

Beberapa program dirancang dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk di antaranya dari sisi peningkatan taraf hidup dan perekonomian masyarakat. (*)

Miliki Potensi Batik Purwasedar, Pantai Pangumbahan, dan Pantai Ujunggenteng

Kecamatan Ciracap memiliki delapan desa. Ke-8 desa tersebut antara lain, Pasir Panjang, Purwasedar, Mekarasari, Cikangkung, Gunung Batu, Pangumbahan, dan Ujung Genteng.

Kecamatan Ciracap kayak akan potensi yang sudah dikenal di kalangan masyarakat terutama turis domestik dan mancanegara. Potensi itu terutama terkait dari sektor pariwisata lantas potensi wisata apa sajakah yang sudah dikenal sejumlah masyarakat, turis domestik dan asing tersebut.

Kecamatan yang dipimpin Camat Ciracap, Asep Mulyani, S.IP, MM ini memiliki potensi Batik Purwasedar yang sudah tersohor dan banyak dikenakan masyarakat dan penikmat batik.

Batik Purwasedar rupanya hasil karya dari para pengrajin di Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap. Batik Purwasedar ini sudah dikenal dan menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Sukabumi.

Selain Batik Purwasedar, Kecamatan Ciracap juga menyimpan kekayaan wisata laut, yakni Pantai Pangumbahan di Desa Pangumbahan yang terkenal karena di sana terdapat tempat penangkaran tukik atau anak penyu hijau. Kemudian di Ciracap lah terdapat wisata Pantai Ujung Genteng yang sudah tersohor di Desa Ujung Genteng. (dit)

Tags

Tinggalkan Balasan