Bencana Alam Kab

Angin Ratakan Rumah Sumadi

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Akibat diguyur hujan deras dan angin kencang, rumah semi permanen milik M.Sumadi (37), di Kampung Nyalindung, RT 3/3, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar ambruk dan nyaris rata dengan tanah sekira pukul 14.40 WIB, kemarin (31/3).

Meski tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kaur Perencanaan Desa manjul, Kecamatan Ciambar, Ujang Aos mengatakan, saat kejadian beruntung seluruh keluarga korban tengah berada di rumah kerabatanya yang berada di wilayah Desa Munjul, Kecamatan Ciambar.

“Sebelum kejadian, warga kampung itu dibuat heboh dengan adanya angin kencang yang disertai hujan lebat pada pukul 14.40 WIB. Angin itu langsung menerjang rumah korban hingga ambruk,” jelas Ujang kepada Radar Sukabmi, kemarin (31/3).

Saat pihaknya meninjau ke lokasi kejadian, ia bersama relawan BPBD dan Muspika Ciambar langsung berupaya membantu mengevakuasi material rumah yang ambruk itu.

“Kondisi rumah Pak Sumadi ini sebenarnya masih bagus. Namun karena anginnya kencang, maka rumah yang berukuran 6 x 4 meter ini ambruk hingga nyaris rata dengan tanah,” imbuhnya.

Seorang relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Ciambar, Dedi mengatakan, meski tidak ada korban jiwa, namun keluarga M. Sumadi mengalami kerugian hingga mencapai Rp45 juta.

“Saat ini, seluruh keluarga korban sudah diecakuasi oleh Musipika Kecamatan Ciambar ke rumah sanak saudaranya,” katanya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan assesment untuk melaporkan peristiwa itu kepada BPBD Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait lainnya.

“Berdasarkan peninjaun di lapangan, korban membutuhkan bantuan berupa material bangunan, perlengkapan sekolah dan lainnya. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini bantuan dari pemerintah daerah dapat segera datang untuk meringakan beban keluarga korban,” pungkasnya.

(Den/d)

Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close