KABUPATEN SUKABUMI

Kurangi Risiko Bencana, 1.000 Pohon Ditanam

NYALINDUNG – Mengurangi risiko bencana, BPBD Kabupaten Sukabumi menanam ribuan pohon ditiga desa yang ada di Kecamatan Nyalindung, kemarin (21/3).

Dengan banyaknya pohon keras yang ditanam ini, diharapkan bencana di wilayah itu bisa diminimalisir dampaknya.

Informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, tiga desa yang menjadi objek penanaman pohon itu adalah Desa Cijangkar, Mekarsari dan Desa Kertaangsana. Ini dalam rangka memperingati Hari Hutan Nasional (HHN) yang jatuh setiap tanggal 21 Maret.

BPBD bersama TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan, relawan pramuka peduli, Saka Widya Budaya Bakti (SWBB), siswa SD, SMP, SMA, Baznas Peduli Bencana dan lainnya terlibat dalam bakti sosial ini.

“Penanaman 1.000 pohon ini untuk mengantisipasi bencana pergerakan tanah dan tanah longsor ke depan,” jelas relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Nyalindung, A. Ahmad kepada Radar Sukabumi melalui telepon selularnya, kemarin (21/3).

“Penanaman ini juga kami jadikan sebagai bahan edukasi untuk anak sekolah agar mereka peduli terhadap lingkungan,” paparnya.

Kepala Desa Kertaangsana, Agus Sudrajat mengatakan, pemerintah desa sangat mengapresiasi kepedulian BPBD terhadap lingkungan dengan memperhatikan ekosistem yang ada.

Penanaman pohon di kawasan tangkapan air hujan dan rawan pergerakan tanah ini memang sangat diperlukan.

“Kami atas nama Desa Kertaangsana mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian BPBD terhadap ekosistem yang ada. Termasuk mitra BPBD.

Seperti relawan, TNI Polri dan pihak lainnya yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan ini,” katanya.

Menurutnya, penanaman pohon di kawasan Desa Kertaangsana ini, sangat penting.

Untuk itu, semua pihak harus dapat meningkatkan kepeduliannya terhadap ekosistem lingkungan. Hal ini agar alam tetap bersahabat dan tidak menjadi bencana dikemudian hari.

“Dengan adanya kegiatan ini, semoga dapat memotivasi warga agar selalu menjaga kelestarian lingkungan. Untuk itu, kami melakukan penghijauan di lokasi yang rawan pergeseran tanah,” pungkasnya. (Den/s)

Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close