Dinas PertanianSUKABUMI

Dinas Pertanian Bakal Cek Harga Gabah

GUNUNGGURUH – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Ajat Sudrajat angkat bicara soal petani di Desa Kobonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, yang mengeluhkan harga gabah turun drastis. Ia berjanji dalam waktu dekat akan menyidak tempat penjualan gabah.

Seperti diketahui, penurunan harga gabah di Kecamatan Gunungguruh terjadi pasa musim panen kali ini. Harga yang terjun bebas ini tentunya dirasa sangat memberatkan dan merugikan petani. Pasalnya, antara jumlah modal dengan pendapatan tidak sebanding.

Di wilayah ini, harga gabah dari Rp450 ribu turun menjadi Rp380 ribu perkwintal. “Jujur saja kami baru mengetahui penurunan harga gabah yang cukup drastis di wilayah Kecamatan Gunungguruh ini.

Untuk itu, kami akan segera melakukan sidak ke lokasi pertanian di wilayah tersebut untuk mengetahui kebenarannya,” jelas Ajat kepada Radar Sukabumi melalui telepon selularnya, Rabu (20/3).

Berdasarkan hasil peninjauan petugas di lapangan, sambung Ajat, saat ini harga gabah di Kabupaten Sukabumi memang mengalami penurunan.

Penyebabnya yakni saat ini memasuki musim panen raya. “Namun, penurunan harganya tidak anjlok seperti ini.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan