EKONOMI

Indomart dan Forisa, Dukung Pelaku UMKM

 Berikan 10 Gerobak Untuk UMKM kota Bogor

SUKABUMI – Perusahaan ritel modern PT Indomarco Prismatama (Indomart) menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor mengadakan program pelatihan dan seminar untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di ruang Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Selasa (12/3).

Hadir Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Anas Rasmana dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Shahlan Rasyidi.

Kegiatan ini dihadiri 160 pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner maupun industri kreatif se-Kota Bogor, bertujuan untuk meningkatkan daya saing para pelaku UMKM agar lebih kreatif dan berinovasi.

Seminar dan pelatihan ini menghadirkan beberapa pembicara, salah satunya Deputi Brand Manager Indomaret Wahyudi dan Brand Manager PT Forisa, Ryrin Paramitha.

Dalam program pelatihan UMKM peserta disuguhkan oleh sederet materi dan pelatihan seputar proses agar mendapatkan label dari LPPOM MUI, permodalan, juga menjaga kualitas produk.

Ryrin menuturkan, melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM lebih inovatif juga mapan. “Karena dari Forisanya sendiri memberi banyak keuntungan untuk konsumen.

Salah satunya dengan mereka jual produk, dan laku,” katanya melalui keterangan resminya kepada Radar Sukabumi, Senin (18/3).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman mengapresiasi kegiatan yang digagas Indomaret dan PT Forisa tersebut. Menurutnya kegiatan itu sangat perlu dilakukan guna meningkatkan pengetahuan bagi para pelaku UMKM di Kota Bogor.

“Alhamdulilah kegiatan Indomaret yang berkolaborasi dengan stakeholder ini untuk melakukan pembinaan bagi UMKM di Kota Bogor bisa berjalan rutin setiap tahunnya. Dari target 150 pelaku usaha yang diundang, ternyata lebih dari target,” ujarnya.

Usmar berharap kegiatan seminar ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi para pelaku industri kecil di Kota Bogor ini. Terlebih, di era pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini.

“Bahwa di era digital ini aspek-aspek lain seperti marketing harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku UMKM ini,” harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Bogor, Anas Rasmana mengatakan, perlu adanya kolaborasi antara UMKM dengan retail. Tentunya UMKM juga harus terdaftar sebagai industri usaha yang legal.

Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta bersinergi dengan pengusaha retail. “Kali ini pihak retail menyumbangkan sejumlah gerobak untuk para pelaku UMKM di Kota Bogor,” katanya.

Dikesempatan yang sama Ade Ahmad Hadi selaku Development Manager Indomaret Sentul, berharap, ilmu yang didapatkan pelaku UMKM mampu meningkatkan produktivitas.

Bagaimana memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, khususnya di Kota Bogor. Sebagai program dari kegiatan CSR Indomart, pihaknya juga memberikan sepuluh gerobak kepada pelaku UMKM binaan Indomart.

“Total ada sepuluh gerobak yang diserahkan, bagi UMKM binaan Indomaret, Pemkot maupun Forisa,” tutupnya. Ade. (*/wdy)

Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close