DUNIA

Video Kepala Polisi Selandia Baru, Bangga Jadi Wanita Muslim, Viral

SELANDIA BARU – Pidato Kepala Polisi Selandia Baru Inspektur Naila Hassan, viral di media sosial. Ia mengawali pidatonya dengan menggunakan bahasa Arab, layaknya seorang ustazah yang ceramah di depan jamaah.

Usut punya usut, ternyata Naila Hassan adalah wanita muslim. Perwira polisi berpangkat tertinggi di Selandia Baru itu tak kuasa menahan tangis ketika
berpidato di pusat kota Auckland, Aotea Square, kemarin.

Inspektur Naila Hassan mengatakan kepada orang banyak yang berkumpul di sana bahwa dia bangga menjadi seorang muslim dan seorang pemimpin di Kepolisian Selandia Baru.

Dia menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 49 orang di dua masjid berbeda di Selandia Baru. Mereka dibantai oleh teroris pada Jumat (15/3) lalu.

“Saya bangga menjadi seorang Muslim dan saya seorang pemimpin di Kepolisian Selandia Baru dan saya sangat sedih dengan peristiwa yang terjadi di Christchurch,” kata Naila Hassan, seperti dikutip metro.co.uk, Minggu (17/3/2019).

“Saya tahu ini adalah masa yang sangat menyedihkan bagi kami komunitas Muslim khususnya, dan untuk semua orang di komunitas kami,” tambah Naila Hassan.

Inspektur Hassan berbicara kepada ribuan orang yang berkumpul untuk menunjukkan solidaritas terhadap Muslim di Lapangan Aotea sehari setelah dua masjid Christchurch menjadi sasaran serangan teror.

Naila Hassan mengatakan telah meningkatkan penjagaan di sekitar masjid dan pusat-pusat Islamic Center untuk mengantisipasi teror susulan.

“Kami ingin meyakinkan semua orang bahwa kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan para korban serangan yang menghancurkan ini diperlakukan dengan sangat hormat,” ungkapnya.

“Kami, Polisi Selandia Baru, akan melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung komunitas kami yang lebih luas dan khususnya komunitas Muslim kami,” katanya.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan tiga orang, termasuk Tarrant, telah ditangkap setelah serangan itu.

Orang keempat yang ditangkap pada hari Jumat, yang memiliki senjata api, tetapi dengan maksud membantu polisi, telah dibebaskan.

Sebanyak 41 orang terbunuh di Masjid Al Noor di Deans Avenue di Christchurch tengah, tujuh orang terbunuh di Masjid Linwood, pinggiran kota, dan satu orang meninggal di Rumah Sakit Christchurch.

Ardern mengatakan dalam konferensi pers bahwa undang-undang kepemilikan senjata di negara itu akan berubah setelah serangan itu.

Berikut ini pidato Kepala Polisi Selandia Baru Naila Hassan yang viral di medsos:

 

Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close